Kini Rugi Rp 11 T, Intip Laporan Keuangan Pertamina 6 Tahun Terakhir

ADVERTISEMENT

Kini Rugi Rp 11 T, Intip Laporan Keuangan Pertamina 6 Tahun Terakhir

Tim Detikcom - detikFinance
Selasa, 25 Agu 2020 19:15 WIB
Kawasan Monas
Foto: (Rachman/detikcom)
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) mencatat kerugian US$ 767,92 juta atau setara dengan Rp 11,13 triliun (kurs Rp 14.500) pada periode semester I-2020. Ini kali pertama Pertamina rugi dalam beberapa tahun terakhir.

detikcom merangkum laporan keuangan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor minyak dan gas (migas) itu dalam masa semester I-2014 hingga semester I-2019 atau selama masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Dalam rentang waktu semesteran tersebut, Pertamina tercatat tidak pernah mengalami kerugian.

Perseroan mencatatkan laba semester I-2014 US$ 1,13 miliar, semester I-2015 US$ 570 juta, semester I 2016 US$ 1,83 miliar, semester I-2017 US$ 1,4 miliar, semester I-2018 US$ 311 juta, dan semester I-2019 US$ 660 juta.

Kemudian laporan keuangan tahunan pun demikian. Pertamina tidak pernah mengalami kerugian. Pertamina mengantongi laba US$ 1,5 miliar pada 2014 dan US$ 1,42 miliar di 2015.

Berikutnya laba perseroan tercatat pada 2016 US$ 3,14 miliar, 2017 US$ 2,54 miliar, 2018 USS 2,53 miliar, dan 2019 US$ 1,98 miliar. Namun untuk 2019, berdasarkan publikasi perusahaan pada 18 Juni disebutkan laba Pertamina US$ 2,53 miliar.

Pertamina baru mengalami kerugian bersih pada semester I-2020 rugi US$ 767,92 juta.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT