Jadi Senjata Pulihkan Ekonomi RI, Industri Petrokimia Perlu Digenjot

Dana Aditiasari - detikFinance
Selasa, 15 Sep 2020 13:11 WIB
kilang minyak
Foto: shutterstock
Jakarta -

Ekonom Senior Faisal Basri menilai pengembangan industri petrokimia nasional, perlu diakselerasi agar industri manufaktur nasional bisa kembali bangkit. Apalagi, di tengah pandemi COVID-19, industri petrokimia tetap tumbuh. Bahkan, sektor ini mampu bertahan, terus berproduksi di saat sektor lain melambat.

Karena itu, salah satu anak usaha Tuban Petro yakni PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), perlu terus didorong menjadi komplek industri petrokimia terintegrasi.

"Jika Indonesia tak segera memiliki industri petrokimia terintegrasi, maka hanya akan jadi pasar oleh negara-negara lain. Karena itu pengembangan Tuban Petro bersama dengan Pertamina, menjadi sangat penting untuk diakselerasi," ujarnya.

Langkah strategis pengembangan Tuban Petro bersama anak-anak usaha, diharapkan dapat menjadi jawaban atas persoalan masih tingginya impor bahan petrokimia yang menjadi salah satu ganjalan bagi neraca perdagangan Indonesia.

Menurut Faisal, pengembangan bisnis Tuban Petro harus terus dikawal agar cepat terwujud termasuk rencana pembangunan pabrik olefin, sehingga kapasitas produksi produk petrokimia di dalam negeri meningkat dan proporsi impor terus diperkecil.

Pengembangan TPPI secara optimal diyakini akan mampu mendorong industri turunan lain untuk semakin berkembang. TPPI yang selama ini hanya difungsikan pengolah BBM, bisa ditingkatkan lagi. Desain asli TPPI adalah untuk memproduksi benzene, toluene dan xylene (BTX), sebagai bahan baku industri kimia dasar, tekstil, industri cat, dan lain-lain.

"Tuban Petro , terutama anak usaha TPPI, sedari awal memang dirancang sebagai komplek aromatik dan olefin yang terintegrasi, berbagai rencana pengembangan bisnis harus terus didukung pemerintah," ujar Faisal.

Dengan mengoptimalkan kilang TPPI, produksi petrokimia bisa diperbesar untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Pengembangan Grup Tuban Petro, selain bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri, juga ekspor hasil produksinya, sehingga dapat meningkatkan cadangan devisa. Kata Faisal, peran Tuban Petro akan sangat besar mendukung industri petrokimia nasional, sekaligus membantu menekan defisit.

Buka halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Anak TK Belajar Manasik Haji, Gresik"
[Gambas:Video 20detik]