Pertalite Dijual Rp 6.000-an di Tangsel, Premium Masih Ada?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 17 Sep 2020 11:38 WIB
Petugas melakukan pengisian bahan bakar sebuah sepeda motor  di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (15/9/2020). PT Pertamina (Persero) menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dari Rp.7.650 menjadi Rp6.450 per liter atau setara dengan harga premium, yang hanya berlaku di 38 SPBU di Kota Tangerang Selatan, promisi ini ini dilaksanakan dalam rangka program langit biru hingga enam bulan kedepan. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/foc.
Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL
Jakarta -

Harga BBM Pertalite turun menjadi seharga Premium di Tangerang Selatan. Hal ini telah terjadi sejak 13 September lalu hingga November.

Pertalite yang awalnya Rp 7.650 per liter, didiskon menjadi Rp 6.450 per liter seharga Premium. Harga ini hanya berlaku untuk kendaraan roda dua dan kendaraan berpelat kuning.

Dari pantauan detikcom, di beberapa SPBU pada bilangan Pondok Cabe Raya, Kamis (17/9/2020), Premium tidak lagi dijual seiring dengan berjalannya program diskon Pertalite seharga Premium.

Hamid, salah satu petugas pengisi BBM di SPBU yang berada di Cirendeu mengatakan selama program ini berlangsung, pihaknya tidak menjual Premium.

"Nggak ada Premium kan udah ada program ini, kita nggak tahu sih habis November masih begini apa nggak," kata Hamid saat ditemui detikcom, Kamis (17/9/2020).

Premium juga tidak lagi dijual di SPBU yang berada di samping Perumahan South City. Menurut salah satu petugas pengisian BBM, Risna, sudah ada Pertalite yang menggantikan Premium.

"Premium nggak dijual dulu, sudah ada Pertalite, kan harganya sama aja sama Premium mending Pertalite," kata Risna.

Sementara itu, dari catatan detikcom, Pertamina memutuskan memberikan program diskon Pertalite dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan dengan penggunaan bahan bakar yang lebih tinggi kualitasnya.

CEO Commercial & Trading Subholding Pertamina Mas'ud Khamid mengatakan, promo ini menyasar pada wilayah yang konsumsi Premiumnya masih tinggi. Langkah ini sudah diterapkan di Tangerang Selatan dan Denpasar.

"Jadi kita promo-promo itu kita pilih lokasi yang penggunaan Premiumnya masih tinggi tetapi secara daya beli bagus," katanya di Kompleks DPR Jakarta, Rabu (18/9/2020).

(ara/ara)