Terpopuler Sepekan

Respons Kalem Pertamina Hadapi Kritik Keras dari Ahok

Soraya Novika - detikFinance
Sabtu, 19 Sep 2020 12:00 WIB
Gedung Kantor Pusat Pertamina, headquarter of Pertamina
Foto: (Rachman/detikcom)

Sebelumnya, Ahok dalam sebuah video yang diunggah akun YouTube POIN pada Senin (14/9) membuka boroknya direksi di Pertamina.

Menurut Ahok, dirinya sebagai Komisaris Utama tidak mengetahui perubahan posisi direksi Pertamina. Pasalnya, dalam melakukan perubahan tersebut, direksi langsung melobi menteri.

"Ganti direktur bisa tanpa kasih tahu saya. Saya sempat marah-marah juga. Direksi-direksi semua mainnya lobi ke menteri, karena yang menentukan itu menteri," ujarnya dikutip dari YouTube.

Selain itu, Ahok mempermasalahkan pula soal pencopotan jabatan yang tidak disertai perubahan gaji dari karyawan. Dia memisalkan jabatan direktur utama anak perusahaan Pertamina dengan gaji Rp 100 juta lebih dicopot.

"Masa dicopot gaji masih sama. Alasannya karena orang lama. Ya harusnya gaji mengikuti jabatan Anda kan. Tapi mereka bikin gaji pokok gede semua. Jadi bayangin gaji sekian tahun gaji pokok bisa Rp 75 juta. Dicopot, nggak ada kerjaan pun dibayar segitu. Gila aja nih," tambah Ahok.

Ahok mengakui sistem tersebut yang akan dia ubah di Pertamina. Selain itu, dia pun akan memotong birokrasi soal pangkat. Menurutnya, nantinya sistem pangkat akan melalui jalur lelang terbuka. Selain perkara gaji, Ahok pun sempat menyinggung soal utang perseroan.

"Udah utang US$ 16 miliar. Tiap kali otaknya minjem duit. Saya kesel nih," sambungnya.

Halaman


Simak Video "Kelakar Ahok: Saya Dirut Nyaru Komut Pertamina"
[Gambas:Video 20detik]

(hns/hns)