Proyek Olefin RI Mulai Dibangun Kapan?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 29 Sep 2020 14:54 WIB
Pengembangan Kilang Minyak Balikpapan terus dilakukan. Dengan adanya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP), kapasitas produksi anak anak 38%.
Ilustrasi/Foto: Suhandi Ridho
Jakarta -

Hyundai Engineering Co Ltd, perusahaan Engineering, Procurement dan Construction (EPC) asal Korea Selatan bakal membangun pusat produksi olefin dan aromatic milik PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) yang merupakan anak usaha PT Pertamina (Persero).

Hyundai Enginering Co Ltd yang memimpin JO Hyundai Engineering Co Ltd, Saipem SpA, PT Rekayasa Industri, PT Enviromate Technology International (JO Hyundai Engineering Co Ltd) dinyatakan sebagai salah satu bidder yang lolos dalam tender design build competition (DBC) TPPI Olefin Complex Development. Satu bidder lain yang lolos yakni Konsorsium Technip Italy SpA, PT Tripatra Engineers & Constructors, PT Technip Indonesia, Samsung Engineering Co Ltd.

Pertamina melaksanakan tender dengan strategi kontrak design build competition (DBC) yaitu menetapkan dua penawar terbaik untuk melaksanakan pekerjaan desain, yang mencakup pemilihan teknologi/licensor dan pekerjaan design (BED & FEED). Selanjutnya untuk ruang lingkup EPC akan dipilih satu pemenang yang lebih kompetitif dari sisi biaya dan harga untuk melaksanakan konstruksi.

Proyek dengan investasi Rp 50 triliun dengan sebutan TPPI Olefin Complex ini bakal memproduksi High Density Polyethylene (HDPE) sebanyak 700.000 ton per tahun, Low Density Polyethylene (LDPE) sebanyak 300.000 ton per tahun, dan Polipropilena (PP) 600.000 ton per tahun.

Pertamina selaku pemilik 51% saham PT TPPI mendesain jalannnya proses tender DBC TPPI Olefin Complex dengan pendampingan dari Tim Jamintel, Bareskrim Polri, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan juga berkonsultasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

"Kami sangat bersyukur proses tendernya berjalan lancar, bersih, dan transparan dan sesuai dengan harapan kita bersama. Sehingga proyek ini dapat segera terealisasi, dan Hyundai Engineering Co Ltd akan kembali memberikan sumbangsihnya bagi perekonomian bangsa Indonesia," ujar VP Corporate Secretary Hyundai Engineering Co Ltd, Eum Hong Seok melalui keterangan tertulisnya, Selasa (29/9/2020).

Ia menjawab tudingan terkait rekam jejak pengalaman Hyundai Engineering Co Ltd. dalam mengerjakan proyek serupa dalam 20 tahun terakhir.

Sebagaimana diketahui, salah satu poin syarat yang ditetapkan panitia tender adalah leader (pimpinan) konsorsium wajib memiliki pengalaman membangun EPC proyek serupa dan bertindak sebagai pimpinan konsorsium dalam 20 tahun terakhir.

Hyundai Engineering Co Ltd memiliki pengalaman membangun proyek serupa sampai selesai dalam 20 tahun terakhir, yaitu pada proyek Petrochemical Complex di Turkmenistan.

"Hyundai Engineering Co Ltd. telah berhasil menyelesaikan pekerjaan EPC proyek Petrochemical Complex di Turkmenistan pada tahun 2018. Pengalaman pada proyek inilah yang menjadi bukti bahwa Hyundai Engineering Co Ltd merupakan perusahaan EPC yang kompeten, dan layak untuk terpilih menjadi bidder yang lolos dalam tender TPPI Olefin Complex," ungkap Eum Hong Seok.

(acd/ara)