Kenapa Dirut Pertamina Masuk Daftar Wanita Paling Berpengaruh?

Soraya Novika - detikFinance
Kamis, 22 Okt 2020 13:48 WIB
Para pelanggan mendapat petunjuk penggunaan aplikasi My Pertamina di SPBU Rasuna Said, Kuningan Jakarta, Senin (3/9/2018). Aplikasi tersebut sedang memberi undian khusus untuk BBM non subsidi dengan hadiah utama 61 paket umroh ke tanah suci.
Dirut Pertamina Nicke Widyawati/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati masuk jajaran perempuan paling berpengaruh dunia tahun 2020 atau Most Powerful Women International versi Fortune. Di daftar tersebut, Nicke berada di peringkat 16.

Majalah bisnis global itu dalam artikelnya menjelaskan dasar utama pemilihan tokoh-tokoh wanita di daftar tahun ini adalah dari kecakapan mereka menangani dampak pandemi COVID-19. Beberapa di antaranya dinilai dari keberaniannya yang mau terjun ke industri yang biasanya didominasi pria seperti industri pertambangan, baja, dan migas.

Nicke memenuhi kedua kriteria di atas. Perusahaan yang dipimpinnya juga tengah terimbas pandemi COVID-19 sekaligus bergerak di bidang yang biasanya didominasi pria.

Nicke sebagai Direktur Utama Pertamina mendapatkan tanggung jawab yang besar. Ia harus mengawasi perusahaan dengan pendapatan tahunan lebih dari US$ 54,6 miliar dengan 32.000 karyawan di seluruh dunia itu agar tetap stabil.

Wanita kelahiran Tasikmalaya, 25 Desember 1967 itu berlatar belakang insinyur dan sudah memimpin perusahaan pelat merah tersebut sejak 2018. Ia menggantikan pendahulunya, Elia Massa Manik yang diberhentikan di tengah upaya restrukturisasi.

Ia kemudian dipercayakan menjadi pimpinan Pertamina untuk mentransformasi menjadi perusahaan induk dengan anak perusahaan terbuka selama 2 tahun ke depan. Namun, dalam perkembangannya, pandemi COVID-19 membawa dampak cukup dalam buat Pertamina.

Rekam jejak Nicke di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2