Jelang Perayaan Kenduri Maulud, Pertamina Pastikan Stok LPG Aceh Aman

Alfi Kholisdinuka - detikFinance
Sabtu, 24 Okt 2020 10:47 WIB
Depot LPG
Foto: Pertamina
Jakarta -

Jelang libur panjang dan perayaan Maulid Nabi Muhammad 1442 H, Pertamina melalui Marketing Operation Region (MOR) I Sumbagut memprediksi konsumsi LPG di Aceh akan meningkat. Kendati demikian, pihaknya memastikan kebutuhan LPG di Aceh selama libur panjang tetap terpenuhi.

"Konsumsi LPG di masa libur panjang dan perayaan Maulid Nabi kali ini diprediksi akan mengalami peningkatan, mengingat tradisi masyarakat Aceh yang merayakan Kenduri Maulud, yakni sebuah perayaan yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi," ujar Pjs. Unit Manager Comm. Rel. & CSR MOR I Nurhidayanto, dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/10/2020).

Nurhidayanto mengatakan Pertamina akan melakukan penambahan fakultatif LPG 3 kg sebanyak 256 ribu tabung atau naik sebesar 10,2%, dari kuota yang direncanakan salur bulan Oktober ini sebesar 2,5 juta tabung. Sehingga total penyaluran elpiji bulan ini diperkirakan mencapai 2,7 juta tabung lebih.

"Selain itu, untuk menjamin penyaluran LPG 3 kg lebih tepat sasaran, kami juga lebih meningkatkan pengawasan dengan mewajibkan warga melampirkan fotokopi KTP pada saat membeli elpiji 3 kg di pangkalan," jelasnya.

Pertamina mencatat hingga bulan September tahun ini, realisasi elpiji 3 kg di Provinsi Aceh mencapai angka 23,1 juta tabung. Jumlah ini setara 102%, melebihi kuota September 2020.

"Sehingga, ke depan pengetatan penyaluran dan pengawasan krusial dilaksanakan. Agar sisa kuota yang tersedia mencukupi hingga akhir tahun dengan tidak melebihi kuota yang ditetapkan pemerintah," ungkapnya.

Oleh karenanya, lanjut Nurhidayanto, Pertamina terus mendorong agar warga mampu beralih menggunakan elpiji non subsidi. Sehingga LPG 3 kg hanya dipakai oleh masyarakat miskin sesuai peruntukan.

Selain itu, Pertamina berupaya memastikan ketersediaan LPG hingga ke pelosok-pelosok daerah. Salah satu upaya yang dilakukan Pertamina adalah melalui program satu desa satu pangkalan. Program ini bertujuan memudahkan masyarakat terutama di wilayah pelosok, untuk mendapatkan elpiji sesuai HET dengan stok tersedia di pangkalan.

Dengan program ini, sudah terbentuk 413 pangkalan baru. Sehingga total terdapat 3.168 pangkalan di seluruh Aceh. Jumlah ini meningkat dibanding tahun 2019 sejumlah 2.751 pangkalan.

Hal ini tentunya merupakan keuntungan bagi warga Aceh, karena selain warga makin mudah untuk membeli LPG 3 kg pangkalan sesuai HET. "Serta mampu menekan ulah para oknum pengecer dan spekulan yang sering mengerek harga di momen-momen besar seperti saat ini," terangnya.

Di sektor bahan bakar minyak (BBM), Pertamina menjamin ketersediaan stok BBM di seluruh SPBU yang berada di Aceh. Berdasarkan catatan Pertamina, jumlah stok BBM yang ada saat ini mampu memenuhi kebutuhan warga Aceh hingga 12 hari ke depan.

Untuk mendukung masyarakat menggunakan BBM berkualitas, Pertamina pun rajin memberi program diskon menarik. Mulai 12 Oktober, konsumen bisa menghemat Rp 250/liter untuk pembelian Pertamax. Konsumen cukup melakukan transaksi nontunai menggunakan LinkAja dari aplikasi MyPertamina, potongan pun secara otomatis berlaku saat melakukan transaksi. Program diskon ini berlaku hingga 31 Oktober 2020.



Simak Video "Premium Bakal Dihapus, Ini Tanggapan Warga"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/ega)