Daerah Mana Saja yang Jual Pertalite Seharga Premium Rp 6.450/Liter?

Tim detikcom - detikFinance
Senin, 16 Nov 2020 12:18 WIB
Mulai hari ini berbagai harga BBM turun serentak, mulai dari bensin premium, solar, Pertamax hingga Pertalite. Harga premium di wilayah Jawa-Madura-Bali turun dari Rp 7.400/liter jadi Rp 7.050/liter.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Mau beli Pertalite harga Premium? Sekarang ada beberapa SPBU di Jakarta jual Pertalite dengan harga Rp 6.450 per liter, atau lebih rendah Rp 1.200 dari harga normal Rp 7.650.

Pertalite lebih murah ini merupakan bagian dari Program Langit Biru (PLB) Pertamina yang sebelumnya sudah dilakukan di sejumlah kota wilayah Jawa-Madura-Bali. Lokasinya di mana saja?

Unit Manager Communication, Relation & CSR Marketing Operation Region III Eko Kristiawan mengatakan Pertalite harga khusus ini tersedia di 11 SPBU Jakarta Pusat dan 18 SPBU di Jakarta Utara.

Penjualan Pertalite harga khusus sudah dimulai dari hari Minggu 15 November 2020 kemarin. Program Pertalite harga Premium ini berlaku untuk konsumen kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga, angkutan umum kota (angkot) serta taksi plat kuning.

Ia berharap program ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan beralih ke bahan bakar berkualitas.

"Selain itu dengan harga khusus, kami mengajak pengendara ini mendapatkan customer experience, bahwa dengan BBM berkualitas mesin kendaraannya lebih awet dan bertenaga," ujar Eko dalam keterangan tertulis, Minggu (15/11/2020).

"Konsumen dapat mengenali SPBU yang melayani promo tersebut, melalui spanduk yang terpasang pada totem SPBU. SPBU tersebut siaga melayani masyarakat yang ingin menikmati BBM berkualitas dan lebih ramah lingkungan," tambahnya.

Lebih lanjut Eko menjelaskan, meski menggelar promo, Pertamina juga tetap menyediakan Premium di wilayah Provinsi DKI Jakarta, termasuk Kota Jakarta Pusat dan Kota Jakarta Utara.

Selain itu ada promo apa lagi? Lihat di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Premium Bakal Dihapus, Ini Tanggapan Warga"
[Gambas:Video 20detik]