PLN Pastikan SPBU Listrik Dikebut, Jangan Galau Beli Mobil Listrik!

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 18 Nov 2020 21:00 WIB
Kendaraan terparkir di  Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) . Saat ini PT PLN menyediakan fasilitas inidi 875 titik di berbagai kota.
Foto: Citra Fitri Mardiana
Jakarta -

PT PLN (Persero) menjamin pasokan listrik di stasiun pengisian bahan bakar listrik untuk kendaraan listrik ada dalam kondisi yang mencukupi.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengungkapkan bersama produsen kendaraan listrik seperti Wuling Motors, Hyundai Motors Indonesia, Gesits dan Grab untuk bersinergi meningkatkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

"Kami yakin kerja sama ini akan mendorong percepatan masuknya kendaraan motor listrik di Indonesia sehingga masyarakat Indonesia tidak perlu lagi ragu membeli kendaraan listrik karena PLN siap mendukung dan mengembangkan ekosistemnya," kata Zulkifli secara virtual, Rabu (18/11/2020).

Dia mengungkapkan untuk charger di rumah PLN menargetkan akan dibangun secara fleksibel dengan internet of things. Jadi, nanti pengisian bisa diakses dengan aplikasi PLN new mobile.

Kemudian daya listrik yang aman untuk bisa mengisi baterai kendaraan listrik di rumah minimum sebesar 5.500 VA. Selain itu penyediaan paket layanan kecukupan sambungan listrik kepada pembeli kendaraan bermotor listrik.

Selanjutnya, kolaborasi layanan dari PLN yang berhubungan dengan kendaraan bermotor listrik kepada pembeli. Kelima, joint branding kepada mitra industri kendaraan listrik. Lalu ada juga program joint branding lanjutan.

Direktur Utama PT Wika Industri Manufaktur (WIMA/GESITS), M. Saryanto menyatakan, GESITS tengah memproduksi 2.800 unit mobil listrik dan 1.300 unit dalam proses pengiriman. Menurutnya, kerjasama percepatan Kendaraan Bermotor Listrik ini sangat tepat dan strategis karena dilakukan bersama-sama dari PLN, mitra transportasi dan produsen kendaraan listrik.

Grab mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh PLN. "Terimakasih kepada PLN atas kesempatan kerjasama ini, kami sangat menyambut baik kolaborasi ini, mengingat sampai saat ini, Grab juga telah memiliki 5.000 armada kendaraan listrik yang terdiri dari grab car, grab bike, dan lain-lain," kata Presiden Direktur PT Grab Teknologi Indonesia, Ridzki D. Kamadibrata.

Ke depannya PLN akan terus membuka ruang kerja sama bagi pelaku usaha dan produsen kendaraan listrik untuk terus berinovasi dan mengakselerasi pertumbuhan kendaraan listrik di tanah air.

(kil/dna)