Kebutuhan Dalam Negeri Naik Terus, RI Masih Keruk Batu Bara Sampai 2040

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 23 Nov 2020 15:15 WIB
Batu bara di kapal CB 121 Banjarmasin terbakar dan mengeluarkan asap tebal. Nelayan di perairan Pulorida, Merak, khawatir pernapasannya terganggu.
Foto: Muhammad Iqbal
Jakarta -

Batu bara masih menjadi sumber energi penting di Tanah Air. Sumber energi fosil ini bahkan kebutuhannya terus meningkat hingga tahun 2040.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, kebutuhan batu bara sampai 2040 mencapai 277 juta ton.

"Proyeksi kebutuhan batu bara dalam negeri tersebut akan terus meningkat dan diperkirakan akan mencapai 277 juta ton sampai 2040," katanya saat rapat dengan Komisi VII, Senin (23/11/2020).

Arifin menjelaskan, pemanfaatan baru bara domestik tahun ini ditargetkan 155 juta ton atau 28,2% dari target produksi 550 juta ton. Angka ini meningkat 12,3% dari realisasi tahun 2019.

"Pada 2020 pemanfaatan batu bara domestik ditargetkan 155 juta ton atau 28,2% dari target produksi 550 juta ton meningkat 12,3% dari realiasi DMO tahun 2019 sebesar 138 juta ton dengan produksi 616 juta ton," katanya.

Lebih lanjut, adapun realisasi pemanfaatan batu bara dalam negeri hingga Oktober 109 juta ton.

"Pemanfaatan batu bara dalam negeri sampai Oktober 2020 baru mencapai 109 juta ton dari produksi 459 juta ton," ungkapnya.

Sebagai tambahan, berdasarkan data Desember 2019, sumber daya batu bara di Indonesia hampir 150 miliar ton. Sementara, cadangannya 37,45 miliar ton.



Simak Video "Jokowi Ingin Ekspor Batu Bara Mentah Diakhiri"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/dna)