Listrik di Jaksel Padam, Pengusaha: Jangan Terlalu Lama!

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 01 Des 2020 11:06 WIB
Sudah satu bulan sejumlah unit di Apartemen Mediterania Kemayoran, Jakarta mati listrik dan air. Selasa (20/8/2019). Akibatnya para penghuni harus bersahabat dengan gelap dan sulit air.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Listrik padam di sebagian Jakarta Selatan (Jaksel). Pengusaha meminta agar pemadaman tak berlangsung lama karena akan sangat merugikan dunia usaha yang mengandalkan listrik sebagai sumber dayanya.

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan bahwa memang sebagian sektor usaha sudah membekali diri dengan menyediakan genset. Tapi, tidak semuanya memiliki itu.

"Nah kita harapkan kalaupun terjadi pemadaman itu jangan terlalu lama," kata dia saat dihubungi detikcom, Selasa (1/12/2020).

Dia mencontohkan sektor-sektor usaha yang mungkin akan dirugikan oleh pemadaman listrik ini, khususnya usaha-usaha berskala kecil dan menengah.

"Kalau namanya restoran, cafe, apalagi misalnya dia punya usaha sendiri di rumah biasanya kan nggak pakai genset. Nah itu kan kalau sampai terlalu lama (listrik padam) itu sangat sangat merugikan dari pada dunia usaha," paparnya.

Dia menjelaskan bahwa ketersediaan listrik yang andal bagi dunia usaha amat penting untuk menopang operasional.

"Bahwa energi listrik itu salah satu yang paling fatal dalam bisnis kita, baik itu di kantor maupun dalam operasional, apakah itu mal, apakah itu restoran, apalagi perkantoran, semua itu kan sangat tergantung dari pada energi listrik, sehingga kalau terjadi pemadaman apalagi kalau sifatnya mendadak tentu itu akan sangat mengganggu dan merugikan dunia usaha," tambahnya.

(toy/eds)