Pantau SPBU Mini di Tasikmalaya, Ini Pesan Kepala BPH Migas

Abu Ubaidillah - detikFinance
Minggu, 27 Des 2020 14:11 WIB
Kepala BPH Migas, M Fanshurullah Asa bersama Tim BPH Migas meninjau langsung ke salah satu SPBU mini atau Microsite Exxonmobil di Jl. Taman Sari, Tasikmalaya
Foto: Dok. BPH Migas
Jakarta -

Kepala BPH Migas, M Fanshurullah Asa bersama Tim BPH Migas meninjau langsung ke salah satu SPBU mini atau Microsite Exxonmobil di Jl. Taman Sari, Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (26/12). Peninjauan dilakukan untuk memastikan Microsite Exxonmobil telah memenuhi kelengkapan perizinan.

Koordinator Microsite Exxon wilayah Tasik, Angga mengatakan Microsite Exxonmobil ini mulai beroperasi pada Maret 2020. Omzet penjualannya sekitar 150 liter/hari, dan tertinggi 200 liter/hari pada April 2020.

"Dari 20 titik Microsite Exxonmobil di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya di antaranya ada penjualan tertinggi pada angka 250 s.d 300 liter/hari. Suplai BBM diangkut langsung dari Merak dengan mobil tangki kapasitas 5.000 liter untuk 3 lokasi setiap harinya," ujar Angga dalam keterangan tertulis, Minggu (27/12/2020).

Sebagai informasi, saat ini untuk skala nasional, telah ada 565 titik Microsite Exxonmobil yang beroperasi. Khusus di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, telah berdiri 20 penyalur. Soal perizinan, Angga mengatakan saat ini Microsite Exxonmobil yang ada telah dilengkapi dengan izin lingkungan, izin lokasi, dan izin warga sekitar.

Sementara itu Kepala BPH Migas, M Fanshurullah Asa juga mengimbau untuk memperhatikan ketentuan jarak dari SPBU terdekat. Ia juga menyebut pertumbuhan mini SPBU tidak boleh mengganggu pangsa pasar SPBU yang sudah ada sebelumnya.

"10 km dari SPBU terdekat, dan 5 km dari Mini SPBU," tegas Ifan, sapaan akrabnya.

(akn/hns)