Mantap! B30 Bisa Pangkas Impor Rp 38 T

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 14 Jan 2021 19:15 WIB
Biodisesel, B100
Foto: Tim Infografis: Luthfy Syahban
Jakarta -

Kementerian ESDM mencatat, realiasi pemanfaatan biodiesel 30% atau B30 tahun 2020 mencapai 8,46 juta kilo liter (KL). Dengan realiasi tersebut maka devisa yang bisa dihemat sebesar US$ 2,66 miliar atau sekitar Rp 38,31 triliun.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana, Kamis (14/1/2021).

"Ini bisa menghemat, bisa menghindarkan impor untuk solar kalau dinilai pada saat itu US$ 2,7 miliar atau ekuivalen Rp 38 triliun," katanya.

Realisasi pemanfaatan biodiesel tersebut naik dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 6,39 juta KL. Meski meningkat, ia menuturkan, belum sesuai yang ditargetkan.

"Terkait biodiesel B30 kita lihat realisasinya 8,46 juta KL dibadingkan 2019 6,4 juta KL naik 2 juta KL. Targetnya naiknya 3 juta KL, tapi karena pandemi. Kita sudah siap dari sisi produksi, logistik, transportasi tapi kan tidak dibutuhkan karena konsumennya sekarang pada masa pandemi berkurang, kebutuhan BBM bekurang," jelasnya.

Dia menambahkan, pada tahun ini pemanfaatan B30 ditargetkan 9,2 juta KL.

"2021 alokasinya adalah 9,2 juta KL untuk 12 bulan," ujarnya.

(acd/dna)