Dijamin Tak Ada Pemadaman Listrik di Januari, Februari-Maret Piye?

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 27 Jan 2021 17:06 WIB
Pemadaman listrik massal yang terjadi di Jakarta dan Jawa Barat gegerkan masyarakat. Selain Jakarta, beberapa kota dan negara ini juga pernah alami hal serupa.
Ilustrasi Pemadaman Listrik (Foto: Dok. BBC)
Jakarta -

Kementerian ESDM membenarkan adanya permasalahan supply chain batu bara yang disebabkan oleh cuaca ekstrem. Hal itu membuat adanya risiko pemadaman listrik bergilir karena stok batu bara untuk pembangkit listrik PLN tersendat.

Kabar pemadaman listrik bergilir ini awalnya dihembuskan oleh Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza. Dia mengatakan penyebab terjadinya pemadaman listrik bergilir adalah masalah pasokan batu bara yang terhambat. Akibatnya adanya risiko pemadaman bergilir yang terjadi dari Januari sampai Maret 2021.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana hanya berani memastikan bahwa pemadaman listrik bergilir tidak akan terjadi di bulan Januari ini.

"Pertanyaan sangat mendasar pak Januari padam tidak sampai akhir bulan? Tidak, sekarang tanggal 27, tidak insha Allah tidak ada (pemadaman listrik). Jadi sampai tanggal 31 Januari haqqul yakin Insya Allah tidak ada kekurangan pasokan listrik," tegasnya dalam konferensi pers virtual, Rabu (27/1/2021).

Lalu bagaimana dengan Februari dan Maret? Rida mengatakan untuk Februari 2021 PLN membutuhkan tambahan pasokan batu bara sekitar 1,2 juta ton. Sebab saat ini rata-rata PLTU milik PLN mulai mengalami penurunan stok batu bara dari rata-rata 15 hari.

"Tapi sudah ditegaskan Pak Ridwan (Dirjen Minerba) dari sisi pemasok ada beberapa malah produsen batu bara yang melebihi DMO. Artinya komitmen tinggi. Saya kok yakin di Februari juga tidak akan ada sampai krisis seperti itu. Artinya, listrik menyala terus kami upayakan, mudah-mudahan tidak ada hal di luar pengetahuan kami," ucapnya.

Untuk Maret, Rida berharap komitmen dari para produsen batu bara untuk menyuplai jatah domestik bisa terjaga. Sebab saat ini para pengusaha batu bara juga tengah menikmati harga yang tengah melambung tinggi di pasar internasional.

"Kami berharap dan berusaha sekuat mungkin apa yang ditakutkan kita semua apalagi di tengah pandemi apalagi lagi hujan, listrik harus menyala terus," tegasnya.

(das/dna)