Gesitnya Pergerakan 'SPBU Mini' buat Saingi Pertamina

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 28 Jan 2021 06:30 WIB
Bisnis SPBU ukuran mini semakin menjamur. Mereka meraup pasar hingga jalan kecil di pedesaan atau perkampungan.
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Pertashop alias SPBU mini milik PT Pertamina (Persero) kini memiliki pasaing yang pergerakannya cukup cepat. Pesaing tersebut ialah Exxonmobil yang juga membuat SPBU mini.

Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa mengatakan, Pertamina berencana membangun 10.000 pertashop sampai 2024. Hingga saat ini baru terealisasi 1.088 lokasi.

"Pertashop dalam program Pertamina yang kami dapat infonya akan dibangun 10.000 samai tahun 2024. Hari ini data yang kami dapat baru 1.088 lokasi yang dibangun," katanya, Rabu (27/1/2021).

Dia melanjutkan, pesaingnya Exxonmobil bekerja sama dengan Indomobil telah membangun SPBU mini di 565 lokasi. "Sementara saingannya Exxon, microsite yang bekerja sama Indomobil sudah membangun di 565 lokasi," katanya.

Menurutnya, ini tantangan Pertamina ke depan untuk mempercepat pembangunan Pertashop. Dia melanjutkan, semakin banyak Pertashop maka konversi BBM akan semakin banyak.

"Ini tantangan kepada BUMN Pertamina untuk mengakselerasi percepatan pembangun (SPBU ini) Pertashop ini di mana ini non subsidi, keekonomian kalau ini makin banyak maka konversi penggunaan Premium menggunakan Pertashop akan lebih banyak maka akan mengurangi beban pemerintah dana kompensasi di Premium tadi," terangnya.

Sebagai informasi, Pertashop merupakan lembaga penyalur Pertamina skala kecil yang disiapkan untuk melayani kebutuhan konsumen BBM non subsidi, LPG non subsidi dan produk Pertamina ritel lainnya yang tidak atau belum terlayani oleh lembaga penyalur Pertamina lain.

SPBU mini lainnya lanjut halaman berikutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2