BUMN Diminta Ikuti Instruksi Erick Thohir, Garap Proyek PLTS Atap

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 04 Feb 2021 13:40 WIB
Indonesia memiliki iradiasi energi matahari rata-rata 4,80 kWh per m2 per hari. Sehingga menjadi pilihan yang baik sebagai alternatif sumber energi.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Pemerintah tengah berupaya mendorong peningkatan bauran energi dari energi baru terbarukan (EBT). Perusahaan pelat merah pun diminta untuk berkontribusi pada pemakaian energi ramah lingkungan tersebut.

Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Djoko Siswanto meminta agar BUMN memasang pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di perkantoran masing-masing. Hal itu sebagaimana arahan Menteri BUMN Erick Thohir.

"Kami mendorong agar seluruh BUMN melaksanakan perintah Menteri BUMN Pak Erick yang telah mengeluarkan surat untuk memasang PLTS di seluruh instansi BUMN baik perkantoran, industri, perumahan," katanya dalam acara Energy Corner CNBC Indonesia, Kamis (4/2/2021).

Ia juga mengimbau masyarakat untuk memasang PLTS tersebut. Apalagi, kata dia, bank pelat merah memfasilitasi pembiayaan PLTS.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk memasang PLTS rooftop di rumah masing-masing karena sekarang ini sangat murah, biayanya dari BRI. Kita tidak perlu menambah biaya untuk listrik, tidak perlu ada agunan, tidak perlu ada DP, BRI akan membiayainya itu sangat murah sekali. Nanti energi dari PLTS bisa digunakan memasak untuk kompor listrik," katanya.

Tak hanya itu, ia juga mengimbau masyarakat menggunakan kendaraan listrik yang ramah lingkungan. Sehingga, kendaraan itu nantinya bisa memakai sumber energi dari PLTS.

"Kami mengimbau juga kepada masyarakat selain kompor listrik, menggunakan motor listrik. Tidak perlu lagi beli bensin, tidak perlu mengeluarkan biaya untuk bensin karena listriknya tinggal colok, listriknya dari matahari," ujarnya.

Tonton juga video "Gunakan PLTS, Gereja Katedral Jakarta Diganjar MURI":

[Gambas:Video 20detik]



(acd/zlf)