Ahok Ungkap Pertamina Kantongi Laba Rp 14 T

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 05 Feb 2021 13:25 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meluncurkan buku Panggil Saya BTP di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020).
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok membenarkan jika perusahaan mencetak laba US$ 1 miliar di tahun 2020. Angka tersebut setara dengan Rp 14 triliun (kurs Rp 14.000).

Terkait kinerja direksi, Ahok tak berkomentar banyak. Ia meminta untuk menanyakan ke Kementerian BUMN.

"Benar (laba). Soal kinerja bisa tanya ke KBUMN (Kementerian BUMN) selaku pemegang RUPS," katanya kepada detikcom lewat pesan singkat, Jumat (5/2/2021).

Dengan begitu, kinerja Pertamina pun bertolak dengan perusahaan migas lain yang terpukul karena pandemi COVID-19. Padahal, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyebut ada tiga pukulan sekaligus di tahun 2020 atau saat pandemi. Pukulan pertama karena adanya penurunan permintaan.

"Di saat PSBB di awal-awal masa pandemi itu penurunannya lebih dari 50% di kota-kota besar dan secara nasional sepanjang tahun 2020 adalah penurunan 25%," katanya dalam Energy Corner CNBC Indonesia, Kamis (4/2/2021).

Pukulan kedua berupa harga minyak mentah dunia yang turun tajam. Lalu, pukulan ketiga berupa fluktuasi nilai tukar.

"Ketiga hal itu sangat pengaruh ke sektor energi," tambahnya.

Meski demikian, dia bilang, rantai pasok Pertamina sebagian masih dipenuhi dari impor. Harga minyak yang turun tajam menjadi kesempatan bagi Pertamina untuk memperbanyak pasokan energi.

"Di April Mei kita beli dengan jumlah besar disimpan storage-storage, baik itu storage landed maupun floating storage di laut," ujarnya.

Kondisi itu berdampak pada penurunan biaya pokok produksi, sehingga Pertamina mencetak laba di 2020.

"Ini yang memberikan dampak di semester II terjadi penurunan dari HPP atau biaya pokok produksi, dan tentu kita melihat inilah yang membuat di sepanjang tahun 2020 walaupun terjadi penurunan ketiga hal tadi, Pertamina masih bisa berhasil mencetak laba," ujarnya.

Lihat juga Video "3 Pukulan Telak Corona Buat Pertamina, Apa Saja?":

[Gambas:Video 20detik]




(acd/ara)