Pertamina Akui Penyaluran Elpiji Subsidi di Indonesia Timur Belum Rata

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 09 Feb 2021 16:48 WIB
Pedagang merapihkan tabung kosong gas elpiji 3 kiloan di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta, kemarin. Menurut pedagang, pasokan gas melon tersebut belum diisi sejak Minggu (3/12). Biasanya, gas elpiji diisi dua hari sekali untuk melayani konsumen.
Ilustrasi/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Sejak tahun 2007, pemerintah melakukan program konversi bahan bakar minyak tanah menjadi gas LPG. Hingga kini, hampir semua keluarga Indonesia menggunakan gas Elpiji yang disuplai oleh PT Pertamina (Persero).

Sebagian besar gas Elpiji pun disubsidi lewat penugasan Pertamina oleh pemerintah. Namun nyatanya hingga kini penyaluran Elpiji subsidi ini belum merata, khususnya di daerah timur Indonesia.

Direktur Subholding Pertamina Trading dan Kommersialisasi Mas'ud Khamid mengatakan hingga kini pihaknya belum bisa menyiapkan pola distribusi langsung ke daerah timur, mulai dari Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur.

Mas'ud menjelaskan belum ada agen resmi ataupun SPBE Pertamina untuk penyaluran gas Elpiji subsidi di daerah timur.

"Indonesia timur ini memang belum ada ya," ujar Mas'ud dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Selasa (9/2).

Selama ini, di daerah timur, Pertamina melakukan suplai Elpiji bersubsidi menggunakan kapal dari Amurang.

"Kita baru bisa menggunakan kapal dengan kapasitas 300-1.000 metrik ton yang bisa melalui perairan dangkal, " ujar Mas'ud.

Meski begitu, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan pihaknya akan melakukan langkah untuk mengatasi masalah distribusi yang belum merata.

Nicke menjelaskan saat ini pihaknya sedang membangun empat terminal gas LPG di daerah Indonesia timur. Targetnya, infrastruktur pendukung tersebut bisa selesai dan bisa digunakan pada tahun ini.

"Kita sedang membangun empat terminal LPG yang dapat diselesaikan tahun ini di Indonesia Timur," ujar Nicke.

Bukan cuma Elpiji, Pertamina juga akan segera menyelesaikan infrastruktur pendukung untuk tangki BBM di daerah timur. Totalnya ada 14, 12 di antaranya sudah selesai dibangun.

Dua tangki BBM lagi akan diselesaikan pembangunannya per tahun ini di Waingapu dan Maumere.

"Utuk BBM ada 14 tangki BBM yang kita bangun, yang 12 sudah selesai kita bangun. Sisa 2 ini kita selesaikan tahun ini di Waingapu dan Maumere," ujar Nicke.

(hal/ara)