Pertamina Bangun PLTS untuk Percepat Transisi Energi

Jihaan Khoirunnisaa - detikFinance
Kamis, 25 Feb 2021 14:53 WIB
Pertamina
Foto: Pertamina
Jakarta -

Pertamina Group menjalin kerja sama dengan Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) dalam rangka penyediaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di lingkungan Pertamina Group.

Penandatanganan kontrak kerja sama dilakukan secara daring, dan dihadiri Direksi PT Pertamina (Persero), yakni Direktur Utama Nicke Widyawati, Direktur Logistik dan Infrastruktur Mulyono, Direktur Penunjang Bisnis M. Haryo Yunianto, CEO Subholding PNRE Dannif Danusaputro, CEO Subholding Commercial & Trading Mas'ud Khamid beserta jajaran manajemen lainnya.

"Program ini merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam mendukung pemerintah untuk meningkatkan bauran energi dan mempersiapkan transisi energi di masa depan. Dan dalam hal ini Pertamina memulainya dari halaman sendiri," ujar Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dalam keterangan tertulis, Kamis (25/2/2021).

Adapun penyediaan PLTS ini akan mencakup lokasi operasi Pertamina Group yang tersebar dari hulu ke hilir, meliputi lembaga penyalur, fasilitas operasi dan fasilitas pendukung usaha.

CEO Subholding PNRE mengatakan, ke depan pihaknya akan menggandeng para pelaku usaha berskala global dalam mengimplementasikan program penyediaan PLTS tersebut.

"Komitmen ini menjadi sebuah bukti kuatnya upaya Pertamina dalam menyongsong masa depan energi. Merupakan suatu kebanggaan bagi Subholding PNRE mendapatkan dukungan penuh untuk melaksanakan dan mengawal program transisi energi melalui penyediaan energi bersih," terangnya.

Diungkapkannya, sampai dengan saat ini Subholding PNRE telah memiliki portfolio energi bersih seperti PLTS di kawasan Badak LNG Bontang dengan kapasitas terpasang 4 MW, serta beberapa proyek PLTS yang sedang digarap.

Di samping PLTS, terdapat juga Pembangkit Listrik Tenaga Biomass/Biogas (PLTBg) yang sudah terpasang di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei 2,4 MW dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) dengan kapasitas terpasang sebanyak 672 MW.

Untuk diketahui, program penyediaan PLTS di lingkungan Pertamina Group sejalan dengan aspirasi Direktorat Jenderal Energi Baru dan Terbarukan (EBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menjadikan pembangunan PLTS sebagai prioritas utama demi percepatan peningkatan energi bersih di Indonesia.

(ega/ara)