Panja Migas Tinjau Blok Rokan Bahas Alih Transisi dengan Pertamina

Erika Dyah - detikFinance
Senin, 15 Mar 2021 10:50 WIB
pertamina
Foto: pertamina
Jakarta -

Panitia Kerja (Panja) Migas Komisi VII DPR melakukan kunjungan kerja ke Wilayah Kerja Pertamina Rokan. Pada kunjungan ini, Panja Migas bertemu langsung dengan PT Pertamina (Persero) bersama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) serta Gubernur Riau dan tokoh masyarakat Riau.

Adapun pertemuan yang diselenggarakan di Pekanbaru pada Selasa (9/3) di Gedung Daerah, kompleks Kediaman Gubernur Riau ini turut dihadiri oleh Presiden Direktur PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) Albert Simanjuntak, Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Ketua Harian LAMR, serta Forkopimda Riau.

Ketua Panja Migas Komisi VII Alex Noerdin mengatakan kunjungan kerja ke WK Rokan tersebut dilakukan dalam rangka menyerap aspirasi dan mendapatkan data yang akurat, terkait alih transisi Blok Rokan.

Alex menyampaikan harapannya agar seluruh pemangku kebijakan mendukung alih transisi Rokan dengan cara mencari terobosan yang baik demi lancarnya proses alih kelola ini.

"Pengelolaan Rokan harus memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Riau. Ini demi kesejahteraan bagi bangsa negara dan daerah. Jadi harus dipastikan kepentingan daerah di sini," kata Alex dalam keterangan tertulis, Senin (15/3/2021).

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar menyampaikan kesiapan Pemprov Riau untuk alih kelola WK Rokan oleh PHR. Ia menyatakan pihaknya siap menjaga situasi alih transisi agar berlangsung aman dan kondusif.

"Kami siap, dan kami akan fasilitasi dan menjaga situasi aman dan kondusif dalam peralihan dan kontrak kerja oleh PHR," jelasnya.

Selain itu, Dirut PHE Subholding Upstream Budiman Parhusip pun menegaskan komitmen Pertamina terkait serapan tenaga kerja di Blok Rokan. Budiman mengungkap, Pertamina akan melakukan transfer of employment terhadap pekerja CPI di WK Rokan dengan ketentuan yang telah disepakati bersama sebelumnya dengan pihak-pihak terkait.

Tak hanya itu, Budiman mengungkap Pertamina termasuk PHR juga telah melakukan kerja sama dengan beberapa universitas yang ada di Riau, termasuk komitmen PHR untuk melakukan kegiatan CSR atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di 'Bumi Lancang Kuning'.

Adapun untuk Program TJSL, lanjutnya, akan diprioritaskan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat Riau di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan pelestarian lingkungan. Ia menyampaikan, perencanaan program TJSL ini juga akan melibatkan pemerintah daerah.

"Adapun program Local Business Development (LBD) yang dibangun dan dilaksanakan oleh CPI saat ini, terlebih dahulu akan dilakukan pembahasan lebih lanjut. Diperlukan koordinasi dengan CPI untuk mendapatkan skema dan data 260 kontrak LDB sebelum dilakukan sosialisasi," ujar Budiman.

Sebagai informasi, kunjungan kerja Panja Migas ini juga diisi dengan kegiatan kunjungan ke lapangan kerja PT CPI di Minas. Diketahui, tim manajemen PHR juga turut hadir memenuhi undangan rapat dengan Komisi IV DPRD Riau bersama Dinas ESDM Riau.

Simak juga Video "Luhut: Pertamina Ngawur, Ada Pejabat yang Dicopot Presiden Langsung":

[Gambas:Video 20detik]



(mul/ega)