Cek Warga Korban Insiden Kilang Balongan, Pertamina Janjikan Ini

Sudirman Wamad - detikFinance
Sabtu, 03 Apr 2021 18:02 WIB
Pertamina mulai mendata kerugian warga terdampak kebakaran Kilang Balongan
Foto: Dok. Pertamina: Pendataan kerugian warga akibat Kebakaran Kilang Balongan
Indramayu -

PT Pertamina (Persero) RU VI Balongan mulai mendata warga terdampak kebakaran Kilang Balongan. Pertamina melaksanakan sosialisasi dan verifikasi warga terdampak di Desa Majakerta, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu.

Sebelumya, Pertamina juga melakukan pendataan serupa di Desa Sukaurip, Balongan dan Tegalurung pada Jumat (2/4/2021). Selain melibatkan RT dan RW, Pertamina juga melibatkan Muspika, Dinas PUPR dan Pemda Indramayu.

Dalam pertemuan tersebut, selain menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat, Pertamina juga menjelaskan upaya yang dilakukan perusahaan dalam menanggulangi insiden tangki T-301 Kilang Balongan sekaligus dampak yang timbul baik di bidang sosial, lingkungan serta properti warga.

Unit Manager Communication Relation CSR RU VI Balongan Cecep Supriyatna mengatakan saat ini Pemda Indramayu telah membentuk Tim Gabungan yang akan melakukan pendataan hingga verifikasi.

"Tim gabungan sudah dibentuk oleh Pemda Indramayu dan kami bersama tim akan melakukan pendataan, dan verifikasi kerugian yang dialami warga. Pertamina akan bertanggung-jawab atas kerusakan yang timbul akibat insiden ini,"ujar Cecep Supriyatna dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Sabtu (3/4/2021).

Menurut Cecep, sosialisasi dan pendataan dilakukan secara simultan di seluruh lokasi terdampak. Dan, paralel di lokasi yang sudah menyelesaikan sosialisasi dan pendataan, akan segera di verifikasi oleh tim gabungan yang terdiri dari tim teknis (PUPR dan KIMRUNG), Pertamina, TNI, POLRI, BPBD, Camat Kuwu, serta RW dan RT setempat.

"Keseluruhan prosesnya kami lakukan secara simultan dan paralel bersama Tim Gabungan agar perbaikan bisa segera dilaksanakan," kata Cecep.

Sebelumnya, sejumlah rumah yang berada di RT 01 RW 01 Desa Balongan, Kecamatan Balongan. Kerusakan rata-rata terjadi pada bagian kaca jendela dan plafon rumah. Sebagian masyarakat di RT tersebut masih mengungsi menghindari efek kebakaran Kilang Balongan.

Salah seorang pemilik rumah, H Kardawi mengaku plafon rumahnya ambruk setelah terjadi ledakan di lokasi kebakaran. Saat itu, Kardawi tengah melaksanakan salat hajat.

"Kejadian itu sekitar jam satu pagian, saya lagi salat hajat. Terus plafon ambruk," kata Kardawi saat ditemui detikcom di kediamannya, Selasa (30/3/2021).

Rumah milik Kardawi itu mengalami kerusakan pada bagian plafon, tepatnya di garasi dan kamarnya. "Selain saya beberapa rumah juga ada yang rusak," katanya.

(hns/hns)