Diskon Tarif Listrik Cuma Sampai Juni, Bakal Diperpanjang?

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 14 Apr 2021 16:47 WIB
Menyambut lebaran Idul Fitri 1438H, Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberi diskon hingga 50 persen untuk penyambungan tambah daya dan baru.
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Diskon listrik untuk pelanggan 450 dan 900VA bersubsidi berlaku hingga Juni 2021. Stimulus listrik tersebut sudah diberikan sejak awal masa pandemi virus Corona (COVID-19), yaitu April 2020. Setelah berakhir Juni, apakah diskon tatif listrik bakal diperpanjang?

Saat ditanya mengenai hal itu, EVP Tarif dan Subsidi PT PLN (Persero) Tohari Hadiat hanya mengatakan bahwa pemerintah melalui PLN baru memperpanjang stimulus untuk periode April-Juni 2021, atau triwulan II. Semula, bantuan tarif listrik memang hanya sampai Maret.

"Untuk periode triwulan II itu sudah ada keputusannya dari pemerintah yang diterbitkan, di mana keputusan dari pemerintah tersebut intinya bahwa seluruh pelanggan yang telah menerima stimulus di periode 2020 dan triwulan I, nilainya 50% diberikan di triwulan II," kata dia dalam diskusi virtual, Rabu (14/4/2021).

Maksud Tohari bahwa per April ini skema diskon listrik dipangkas 50%. Jadi pelanggan 450VA yang semula menikmati listrik gratis akan mulai dikenakan tarif 50% dari yang seharusnya dibayarkan. Sedangkan pelanggan 950VA bersubsidi yang sebelumnya menikmati diskon 50%, per bulan ini hanya diberikan potongan 25%.

Sebagai penerima penugasan dari pemerintah, PLN kata dia siap saja jika diberikan penugasan untuk perpanjangan diskon listrik.

"Tentu PLN dalam posisi selalu harus dan selalu siap untuk menjalankan penugasan pemerintah. Yang penting didiskusikan seperti apa modelnya dari awal, sehingga kami memiliki persiapan yang cukup untuk menjalankannya sesuai dengan arahan atau penugasan dari pemerintah," tambahnya.



Simak Video "5 Pekerja Pemasangan Tiang Telepon Tersengat Listrik, 1 Orang Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/dna)