Kebut Pemulihan Ekonomi, Bagaimana Pasokan Listrik untuk Usaha di Batam?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 09 Mei 2021 06:40 WIB
Jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 Kilo Volt (kV) sepanjang 284 Kilo Meter Sirkuit (kms) dari Gardu Induk (GI) Poso ke GI Sidera (Palu Baru) telah resmi dioperasikan. Hal ini untuk mengoptimalkan suplai energi listrik dari PLTA Poso yang memiliki kapasitas terpasang 3 x 65 MW. Kondisi kelistrikan di Sulawesi Tengah, khususnya di sistem kelistrikan PALAPAS : Palu, Donggala, Parigi dan Sigi, yang pada kurun beberapa waktu terakhir mengalami defisit daya, terhitung sejak Senin (09/03/2015) akan mulai membaik karena mendapatkan tambahan pasokan listrik sebesar 24 Mega Watt (MW) yang dihasilkan dari Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso ini.
Istimewa
Jakarta -

Penggunaan listrik saat ini sudah menjadi kebutuhan pokok untuk melakukan aktivitas, terutama aktivitas usaha. Karena itu bright PLN Batam Jamin Pasokan Listrik akan tetap optimal untuk bisa mendukung aktivitas usaha tetap bisa berlangsung dengan baik.

Direktur Utama bright PLN Batam Nyoman S. Astawa mengatakan, segenap tim bright PLN Batam akan bekerja secara maksimal untuk bisa memberikan ketersediaan listrik yang terus optimal tidak ada kendala yang akan menjadi keluhan para pengusaha.

"Kita tahu saat ini penggunaan listrik menjadi kebutuhan dan keharusan dalam menjalankan aktivitas usaha, oleh karena itu bright PLN Batam akan terus pastikan akan mencukupi kebutuhan listrik Kota Batam. pembangkit PLN Batam saat ini adalah 595 MW dan perkiraan beban puncak kurang lebih 456 MW, sehingga ada cadangan daya sekitar 96 MW," kata Nyoman dalam keterangannya, Minggu (9/5/2021).

Nyoman juga menambahkan bright PLN Batam akan membuat program yang bisa membantu para pengusaha terutama para UMKM agar UMKM bisa terus menjalakan aktivitas usahanya.

"UMKM menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan lagi ekomoni Indonesia, Karena itu bright PLN Batam akan segera merencanakan program untuk membantu UMKM. Mungkin kita akan adakan diskon untuk para UMKM nanti bagaimana mekanismenya akan kita matangkan bersama tim," ungkap Nyoman.

Selain itu, bright PLN Batam akan merencanakan program pembayaran bertahap untuk para UMKM yang mengalami kesulitan, dengan tetap bijak dalam dalam pemakaian energi listrik. bright PLN Batam juga terus melakukan beberapa pemeliharaan di sisi pembangkit, transmisi maupun jaringan distribusi.

"Semoga program untuk UMKM yang akan di rancang oleh bright PLN Batam, bisa teralisasikan dan bisa membantu meringankan para UMKM yang mengalami kesulitan akibat dampak Pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih terus berlangsung," ucap Nyoman.

Dan begitu juga kesiapan sisitem kita dalam menyambut lebaran ini, bright PLN Batam sebelumnya sudah mempersiapkannya secara maksimal yaitu dengan melakukan preventif maintenance untuk seluruh pembangkit dan juga jaringan listrik sehingga insya Allah dengan izin yang maha kuasa kalau tidak ada yang force majeure (diluar kendali) kami mudah-mudahan kondisi listrik Batam-Bintan aman menjelang lebaran ini, tutup Nyoman.

(hal/dna)