Cek di Sini! Cara Dapat Diskon Listrik PLN Mei 2021, Ada Potongan 25-50%

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 19 Mei 2021 16:34 WIB
Menyambut lebaran Idul Fitri 1438H, Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberi diskon hingga 50 persen untuk penyambungan tambah daya dan baru.
Ilustrasi/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Diskon tarif listrik masih diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat dan pelaku usaha. Diskon itu diberikan selama periode April, Mei, dan Juni 2021.

Stimulus tarif listrik yang diberikan oleh pemerintah bersifat sementara, tidak berupa bantuan permanen. Mulai triwulan II-2021, stimulus yang diberikan adalah sebesar 50% dari stimulus yang diterima sebelumnya.

Misalnya, pelanggan 450 VA subsidi yang sebelumnya diberi diskon 100% alias token listrik gratis, kini diganti dengan diskon tarif listrik 50%. Lalu, pelanggan 900 VA subsidi yang sebelumnya diberikan diskon 50%, kini diganti dengan diskon 25%.

Berikut ini cara untuk mengklaim diskon tarif listrik PLN Mei-Juni 2021:

1. Bagi pelanggan pascabayar, diskon tarif listrik PLN diberikan dengan langsung memotong tagihan rekening listrik pelanggan.

2. Bagi pelanggan prabayar, diskon tarif listrik PLN diberikan saat pembelian token listrik. Khususnya untuk pelanggan prabayar daya 450 VA, tidak perlu lagi mengakses token, baik di web, layanan WhatsApp, maupun PLN Mobile. Stimulus akan langsung didapat saat membeli token listrik.

3. Bagi pelanggan rumah tangga, bisnis dan industri daya 450 VA pascabayar, karena ada perubahan besaran stimulus maka diskon tarif listrik PLN langsung didapat saat melakukan pembayaran rekening listrik.

Kamu termasuk penerima diskon listrik atau tidak? Cek daftar pelanggan yang mendapatkan diskon tarif listrik PLN Mei-Juni 2021 di sini!

1. Pelanggan golongan rumah tangga daya 450 VA, bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA diberikan diskon tarif listrik sebesar 50% dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

2. Pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon tarif listrik 25% dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

3. Pembebasan penerapan ketentuan rekening minimum sebesar 50% bagi pelanggan PLN yang pemakaian energi listrik di bawah ketentuan rekening minimum (40 jam nyala), diberlakukan bagi:

• Pelanggan Golongan Sosial daya 1.300 VA ke atas (S-2/1.300 VA s.d. S-3/> 200 kVA);
• Pelanggan Golongan Bisnis daya 1.300 VA ke atas (B-1/1.300 VA s.d. B-3/> 200 kVA); dan
• Pelanggan Golongan Industri daya 1.300 VA ke atas (I-1/1.300 VA s.d. I-4/30.000 kVA ke atas);

4. Pembebasan penerapan ketentuan rekening minimum sebesar 50% bagi pelanggan Golongan Layanan Khusus disesuaikan dengan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL)

5. Pembebasan biaya beban atau abonemen sebesar 50%, diberlakukan bagi:
• Pelanggan Golongan Sosial daya 220 VA, 450 VA dan 900 VA (S-1/220 VA s.d. S-2/900 VA);
• Pelanggan Golongan Bisnis daya 900 VA (B-1/900 VA); dan
• Pelanggan Golongan Industri daya 900 VA (I-1/900 VA);

Kementerian ESDM melaporkan beberapa waktu lalu anggaran untuk diskon tarif listrik hingga Juni 2021 diperkirakan sebesar Rp. 6,94 triliun, dengan pelanggan penerima manfaat sebanyak 33,9 juta pelanggan.

Selain itu, diharapkan PT PLN (Persero) tetap berupaya menjaga efisiensi pengusahaan tenaga listrik dan tetap menjaga kualitas pelayanan yang diberikan kepada konsumen.

(ara/ara)