Resmi Jabat Kepala PPSDM Migas Baru, Waskito Ungkap 3 Tugas Utama

Erika Dyah - detikFinance
Selasa, 25 Mei 2021 16:46 WIB
PPSDM  Migas
Foto: PPSDM Migas
Jakarta -

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) melantik Waskito Tunggul Nusanto sebagai Kepala PPSDM Migas yang baru. Sebelumnya, PPSDM Migas diketahui belum memiliki pemimpin definitif hampir empat bulan lamanya.

Pelaksanaan serah terima jabatan (sertijab) dari Plt. Kepala PPSDM Migas kepada Kepala PPSDM Migas baru dilaksanakan pada Senin (24/5) setelah sebelumnya dilaksanakan pelantikan pada Jumat (21/5) lalu. Acara sertijab ini berlangsung secara hybrid karena masih dalam kondisi pandemi.

Dalam kesempatan ini, Plt. Kepala PPSDM Migas, Wawan Supriatna memaparkan kinerjanya selama hampir empat bulan. Ia menjelaskan capaian peserta pelatihan baik dari program BLU, ASN Kementerian ESDM, dan internal PPSDM Migas sejumlah 5.290 orang.

Ia menambahkan ada 4.372 personel yang mengambil jasa layanan sertifikasi melalui online maupun offline di LSP PPSDM Migas. Wawan pun mengatakan layanan utama PKL (Praktek Kerja Lapangan) telah diikuti oleh 865 siswa/mahasiswa dari universitas dan sekolah di Indonesia, sebagai salah satu bentuk pengabdian PPSDM Migas untuk memajukan SDM bangsa Indonesia.

"Selain itu, PPSDM Migas juga telah sukses menggelar Webinar Nasional dengan tema "Budaya K3 di Industri Migas" pada 10 Mei 2021 yang diikuti oleh lebih dari 500 peserta baik yang mengikuti melalui zoom meeting maupun Channel YouTube PPSDM Migas Official," kata Wawan dalam keterangan tertulis, Selasa (25/5/2021).

Wawan menyebutkan pihaknya juga telah menggelar beberapa kegiatan sosial selama bulan suci Ramadhan seperti takjil gratis serta pemberian bingkisan kepada kaum duafa, tukang becak, OS, PTT, CS, anak yatim, pondok pesantren, dan yayasan yatim piatu.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM), Prahoro Yulijanto Nurtjahyo mengatakan proses pemilihan seorang kepala PPSDM Migas tidaklah sembarangan. Adapun prosesnya diawali dengan proses lelang, kemudian harus melewati beberapa tes, dan dinilai dari banyak orang yang kompeten di bidangnya.

Prahoro mengungkap PPSDM Migas telah memberikan kontribusi besar di KESDM. Ia berharap kontribusi yang ada tak hanya dalam level BPSDM ESDM saja, tapi juga bisa menjadi lebih besar lagi.

"PPSDM Migas saat ini telah menghadapi tantangan yang berbeda dan berubah. Kondisi pandemi saat ini memaksa kita untuk lahir prematur dalam bentuk yang beda. Digitalisasi yang harusnya datang lima tahun lagi, tetapi harus kita hadapi sekarang terutama di bagian pelatihan yang harus segera berubah dan tidak lagi menggunakan cara-cara konvensional. Jika tetap dengan cara itu maka tidak akan ada lagi peningkatan dan akan stagnan," ujar Prahoro.

Oleh karena itu, Prahoro mengimbau PPSDM Migas untuk dapat pickup perkembangan teknologi yang baru agar kualitas layanannya terus naik secara signifikan. Ia pun mengatakan saat ini PPSDM Migas sudah happy dan heavy dengan kondisi yang ada, yaitu dengan terus berfokus pada pelatihan operator.

Untuk itu, lanjutnya, para Widyaiswara dan Instruktur harus meningkatkan kompetensinya untuk mengejar target. Karenanya, Prahoro menilai sudah wajib hukumnya bagi PPSDM Migas untuk berubah dari berbagai sisi.

"Di sisi lain, PPSDM Migas sudah mempunyai trademark BLU (Badan Layanan Umum) yang mempunyai dua tugas utama yaitu give apa yang bisa kita lakukan dalam segi bisnis tetapi di saat yang sama juga harus mengingat core business PPSDM Migas yaitu untuk meningkatkan kompetensi ASN di KESDM," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala PPSDM Migas yang baru, Waskito Tunggul Nusanto menjelaskan bahwa ia memiliki tiga tugas utama dari Kepala BPSDM ESDM dan juga dari Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM. Adapun ketiga tugas itu antara lain melakukan perubahan, salah satunya adalah untuk meningkatkan kompetensi tak hanya bidang minyak tetapi di bidang gas. Menurutnya, jika ini tidak dilakukan maka 2 dan 3 tahun ke depan PPSDM Migas akan tetap stagnan.

Kedua, lanjut Tunggul, melakukan kerja dengan cecep (cepat, cermat dan produktif) serta yang ketiga adalah lakukan, pertahankan, dan tingkatkan capaian BLU saat ini.

"Saya berharap kepada seluruh team player pegawai PPSDM Migas untuk terus meningkatkan performa salah satunya adalah dengan menaikkan level pelatihan dari level operator menjadi level manajerial. Serta tidak hanya berkutat pada hal-hal teoritis tetapi juga dari semua sektor gas yaitu hulu, hilir, dan penunjang," jelas Tunggul.

Diketahui, Tunggul telah mengabdi selama 30 tahun di PPSDM Migas. Dalam sambutannya, ia berpesan agar seluruh pegawai PPSDM Migas bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi yang telah diberikan oleh pimpinan. Ia berharap hal ini dapat membuat PPSDM Migas tetap solid dan percaya diri dengan peluang serta SDM yang ada.

Sebagai informasi, Kepala BPSDM ESDM, Prahoro Yulijanto Nurtjahyo hadir secara langsung di lantai III gedung PPSDM Migas bersama dengan Plt. Kepala PPSDM Migas, Wawan Supriatna, Direktur PEM AKAMIGAS, Prof. Perry Burhan, Koordinator serta Sub Kordinator PPSDM Migas beserta perwakilan DWP PPSDM Migas serta diikuti oleh seluruh pegawai PPSDM Migas melalui Zoom Meeting.

(mul/mpr)