Tumbuh 2,2%, Pendapatan Usaha Elnusa Semester I Capai Rp3,7 T

Erika Dyah Fitriani - detikFinance
Selasa, 10 Agu 2021 16:13 WIB
Elnusa
Foto: Elnusa
Jakarta -

PT Elnusa Tbk (Elnusa) mencatatkan pendapatan usaha Semester 1 2021 Rp3,7 triliun atau tumbuh 2,2% dibandingkan semester 1 tahun sebelumnya. Sementara dari segi laba, Elnusa memperoleh laba bruto sebesar Rp282 miliar dan laba operasi sebesar Rp127 miliar.

Direktur SDM & Umum sekaligus Direktur Keuangan Elnusa, Tenny Elfrida mengungkap pihaknya berupaya melanjutkan kinerja keuangan pertengahan tahun ini dengan tetap fokus pada strategi bisnis jangka panjang.

"Ada dua faktor utama yang cukup mempengaruhi kinerja keuangan Elnusa hingga semester 1 2021 ini, Pandemi COVID-19 serta mundurnya beberapa proyek pekerjaan oleh KKKS. Kendati demikian Kinerja Elnusa pada semester 1 2021 tetap mencatat pertumbuhan," ujar Tenny dalam keterangan tertulis, Selasa (10/8/2021).

Ia menerangkan kinerja Elnusa di semester 1 2021 didorong pertumbuhan pendapatan usaha pada segmen jasa hulu yakni melalui peningkatan produktivitas seperti pengelolaan dan perawatan sumur migas. Sementara pada segmen jasa distribusi dan logistik energi, terjadi pertumbuhan sebanyak 14% dari semester yang sama di tahun 2020.

Tenny menjelaskan pertumbuhan pada jasa penunjang pun masih cukup stabil. Menurutnya, secara konsolidasi, komposisi kontribusi pada segmen jasa hulu migas ini mencapai 39%, jasa distribusi dan logistik energi 53%, serta jasa penunjang 8%.

Ia menambahkan pihaknya juga mencatatkan laba bersih Rp40 miliar pada semester I 2021 dengan total kas dan setara kas masih kuat di kisaran Rp 1 triliun.

"Tidak mudah untuk tetap mencatatkan pertumbuhan pendapatan usaha di tengah kondisi makro yang tidak pasti seperti saat ini. Namun demikian kami tetap mencatatkan hasil kinerja positif dan dengan tetap menghasilkan pertumbuhan pendapatan usaha pada semester ini," terangnya.

"Dan ini merupakan bukti nyata bahwa Elnusa semakin solid dalam mempertahankan kinerjanya melalui strategi bisnis diversifikasi portofolio yang mampu saling menopang satu sama lain dan menjaga pertumbuhan kinerja secara konsolidasi," imbuh Tenny.

Ia pun mengungkap pihaknya tengah mengejar pertumbuhan profit untuk kinerja akhir tahun dengan fokus pada strategi bisnis jangka panjang. Selain itu, lanjut Tenny, Elnusa juga akan meninjau kembali potret biaya beban operasi dan membenahi cost structure serta mengimplementasikan kembali cost is my attitude secara konsolidasi dengan menekan biaya yang tidak produktif dan melakukan investasi secara selektif dan tepat sasaran.

Sementara dari sisi operasi, Tenny mengatakan pihaknya akan terus melakukan perbaikan melalui engineering center dengan menerapkan secara utuh operation excellence dan juga mempertahankan market yang sudah ada. Tak hanya itu, pihaknya juga gencar melakukan aliansi strategi.

Ia juga mengatakan Elnusa secara aktif melakukan upaya pengembangan bisnis. Tenny menyebutkan pihaknya siap mendukung alih kelola Blok Rokan oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR) mulai dari hulu, yang akan diawali dengan persiapan berbagai studi seismik yang diperlukan untuk memastikan pemetaan sebelum dilakukan operasi, hilir, hingga jasa penunjang.

"Meskipun pandemi COVID-19 masih menjadi bayangan yang mempengaruhi kinerja, namun Perseroan tetap mampu menjalankan operasi tanpa gangguan dengan selalu mengedepankan HSSE sebagai prioritas utama. Dengan demikian kami dapat memastikan dari tiga segmen bisnis Elnusa, delivery pekerjaan Perseroan masih terus on track dan menorehkan potret kinerja HSSE yang excellence dengan zero accident atau tanpa kecelakaan kerja," ungkap Tenny.

"Melalui upaya serta strategi Perseroan ke depan, Kami optimis dan yakin dapat melalui rintangan dan juga tantangan ke depan dengan tetap mencatatkan kinerja yang baik sehingga capaian positif ini tetap terjadi hingga akhir tahun 2021 nanti," pungkasnya.

(ega/hns)