Kelola Blok Rokan, Pertamina Ikut Berdayakan Pengusaha Lokal

Yudistira Perdana Imandiar - detikFinance
Jumat, 20 Agu 2021 14:53 WIB
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menjalankan program Local Business Development (LBD) untuk membantu pengembangan usaha masyarakat di kawasan Blok Rokan.
Foto: Dok. Pertamina
Jakarta -

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menjalankan program Local Business Development (LBD) untuk membantu pengembangan usaha masyarakat di kawasan Blok Rokan. Program LBD memberi peluang bisnis bagi perusahaan-perusahaan kecil atau koperasi lokal untuk mendukung kegiatan operasi PHR dengan pola kemitraan usaha.

"Bagi kami, kesuksesan masyarakat sekitar wilayah operasi Perusahaan juga merupakan kesuksesan kami. Program LBD bertujuan membina dan meningkatkan potensi bisnis perusahaan kecil/ koperasi sehingga kapabilitas dan skala bisnisnya dapat terus meningkat," kata Direktur Utama PHR Jaffee Arizon Suardin dalam keterangan tertulis, Jumat (20/8/2021).

Jaffee menerangkan program LBD melatih kemampuan peserta dalam pengadaan barang-jasa, memberikan akses bisnis, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

Ia menguraikan PHR memperbarui 264 paket kontrak LBD berdurasi 12-18 bulan dengan nilai di bawah Rp 1 miliar di wilayah operasi WK Rokan. Paket kontrak tersebut memberikan lapangan kerja bagi lebih dari 1.550 orang. Adapun proses pengadaan barang-jasa tetap mengacu pada prosedur yang baku.

Mulyadi, pemilik PT Tania Mulya Gemilang yang menjadi salah satu peserta Program LBD di Duri, Bengkalis, mengaku senang mendengar komitmen PHR untuk mendukung kemajuan perusahaan kecil/ koperasi di Riau.

"Sebagai salah satu peserta Program LBD, kami siap bekerja sama mendukung kesuksesan program yang sangat bermanfaat ini," ujar Mulyadi.

Apresiasi kepada PHR juga disampaikan oleh Asril Fuad, pemilik PT. Putra Petapahan Bersaudara peserta LBD dari Petapahan, Kabupaten Kampar. Ia bersyukur atas kontrak yang terjalin dengan PHR dalam pelaksanaan LBD.

"Sebab, Program LBD itu benar-benar memberdayakan dan memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Yang bekerja bersama kami adalah orang-orang di sekitar operasi PHR," sebut Asril.

Keberpihakan perusahaan semacam itu, lanjut Asril, memberikan peluang bagi usaha kecil untuk terus berkembang.

"Seiring waktu, kemampuan kami terus meningkat sehingga kami berharap juga diberikan kesempatan untuk mengerjakan paket-paket pekerjaan yang lebih besar," sambung Asril.

Proyek-proyek di bawah Program LBD mempunyai beberapa kriteria, antara lain risiko rendah terhadap operasi migas, keahlian dan teknologi yang diperlukan sederhana sampai sedang, barang atau material tersedia dan mudah didapat di pasaran lokal. Contoh pekerjaan bidang jasa meliputi pengecatan pipa, tangki air, perkantoran, perumahan perusahaan, marka jalan, penghijauan dan pertamanan. Termasuk juga di bidang konstruksi, seperti pembangunan trotoar, pagar, rumah ibadah, patok tanah dan sebagainya.

(akn/hns)