Pemerintah Masih 'Bakar Duit' buat BBM-LPG di 2022, Segini Jumlahnya

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 26 Agu 2021 15:11 WIB
PT Pertamina (Persero) menyiapkan tambahan alokasi elpiji 3 Kg pada minggu pertama Ramadan 1440 H.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Kementerian ESDM mengusulkan subsidi LPG 3 kg sebanyak 8 juta metrik ton dalam RAPBN 2022. Pemerintah menyatakan, secara bertahap akan melakukan transformasi subsidi LPG 3 kg menjadi subsidi berbasis penerima manfaat sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"Pada RAPBN 2022 kebijakan subsidi LPG 3 kg adalah pemerintah secara bertahap dan berhati-hati akan mengupayakan pelaksanaan kebijakan transformasi subsidi LPG tabung 3 kg menjadi subsidi berbasis penerima manfaat yaitu target sesuai dengan target berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi dan sosial masyarakat," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif, Kamis (26/8/2021).

Arifin juga mengusulkan subsidi listrik sebesar Rp 61,7 triliun. Subsidi ini mengacu asumsi nilai tukar Rp 14.350 per dolar Amerika Serikat (AS), harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) US$ 63 per barel, dan inflasi 3%.

Arifin menyatakan, subsidi listrik akan diberikan pada golongan yang berhak. Kemudian, subsidi diberikan pada rumah tangga secara tepat sasaran bagi rumah tangga miksin dan rentan yaitu golongan 450 VA dan 900 VA subsidi sesuai dengan DTKS.

Dia mengatakan, saat pemerintah sedang melakukan pemadanan data antara data pelanggan dan Nomor Induk Kependudukan.

"Saat pemerintah sedang melakukan pemadanan data, antara ID pelanggan PLN dengan Nomor Induk Kependudukan sehingga dapat tersinkronisasi dengan status di DTKS," katanya.

Selanjutnya, untuk volume subsidi BBM diusulkan 15,58 juta kilo liter (KL) dengan rincian minyak tanah 0,48 juta KL dan solar 15,10 juta KL.

"Kemudian terkait subsidi tetap minyak solar, dalam RAPBN tahun 2022 diusulkan adanya subsidi tetap untuk minyak solar sebesar Rp 500 per liter," ujarnya.

Simak video 'Menteri ESDM Ungkap Penjualan BBM Premium Akan Dikurangi Pelan-pelan':

[Gambas:Video 20detik]



(acd/eds)