RI Punya Pabrik Olahan Ayam Pakai Listrik Atap buat Sumber Energi

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 30 Agu 2021 20:01 WIB
Indonesia memiliki iradiasi energi matahari rata-rata 4,80 kWh per m2 per hari. Sehingga menjadi pilihan yang baik sebagai alternatif sumber energi.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Indonesia disebut memiliki potensi energi listrik tenaga surya yang melimpah. Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM menyebutkan potensinya mencapai 32,5 giga watt tapi yang termanfaatkan baru 35,56 mega watt.

Sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang Consumer Goods dan Komoditas Agrikultur dan memiliki bisnis Livestock, Meat Processing, Poultry, Commodity serta Construction & Energy PT Widodo Makmur Perkasa atau WMP Group menyediakan layanan Solar Panel di berbagai fasilitas produksinya.

Dalam kerjasama ini, SUN Energy dan Agra Surya Energy akan mengimplementasi infrastruktur solar panel di beberapa fasilitas produksi yang dimiliki oleh WMP Grup dan anak usaha, yakni fasilitas Farm dan Feedmill milik PT Pasir Tengah (Livestock) - fasilitas rumah potong hewan, meat processing plant, dan cold storage milik PT Cianjur Arta Makmur (Meat Processing) - serta fasilitas Feedmill, Commercial Farm, Rumah Potong Hewan Unggas, dan Hatchery milik PT Widodo Makmur Unggas Tbk.

Penandatanganan kerjasama ini merupakan realisasi tahap pertama dari rencana pengaplikasian energi terbarukan di fasilitas milik WMP Grup. Pada tahap awal ini WMP Grup akan mengaplikasikan infrastruktur solar panel dengan kapasitas 37,7 MWp yang akan rampung pada Q1 2022, dari total target penggunaan energi terbarukan sebesar 158 MWp di tahun 2026.

CEO Widodo Makmur Perkasa Tumiyana mengatakan dengan langkah pemberdayaan sumber energi ramah lingkungan di wilayah kerja perusahaan akan mendorong percepatan realisasi komitmen dan visi perusahaan untuk bertansformasi menjadi bisnis hijau, holistik dan berkelanjutan, serta sebagai bukti nyata penerapan prinsip environmental, social and corporate governance (ESG) oleh Widodo Makmur Perkasa.

Dia menyebut tidak berhenti pada penerapan solar panel yang ramah lingkungan, langkah upaya transformasi keberlanjutan lainnya juga akan diaplikasikan oleh Perusahaan.

"Pada akhirnya, langkah ini akan menghadirkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat secara luas," jelas dia dalam keterangannya, Senin (30/8/2021).

Direktur Utama SUN Energy Roy Wijaya mengatakan, sebagai penyedia layanan energi bersih, khususnya sistem PLTS, SUN Energi mengapresiasi setinggi-tingginya atas komitmen Grup Widodo Makmur Perkasa terhadap upaya pengurangan jejak emisi karbon sebagai kontribusi membangun bisnis yang berkelanjutan.

"Tindakan korporasi ini patut diberikan penghargaan karena turut menciptakan lingkungan yang lestari demi masa depan negeri," tambah dia.

Direktur Agra Surya Energy Harvey Tjokro, menambahkan, sebagai perusahaan penyedia energi hijau yang berkembang di Indonesia, tentu saja sebuah kehormatan bagi kami untuk dapat mendukung transformasi perusahaan - perusahaan asli Indonesia kearah model bisnis yang lebih hijau.

"Dengan Langkah yang diambil WMP ini kami harap dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pelaku usaha di Indonesia untuk beralih ke pemberdayaan energi terbarukan untuk kemajuan bangsa," jelasnya.

(kil/dna)