Gaya Luhut Jajal Mobil Listrik Buatan Wuling di Karawang

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 01 Okt 2021 10:47 WIB
Gaya Luhut Jajal Mobil Listrik Kuning di Pabrik Karawang
Foto: Dok. Kemenko Marves
Jakarta -

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan Kamis kemarin melakukan kunjungan ke pabrik mobil listrik di Karawang yang dikelola PT SMGW atau Wuling Motor Indonesia. Dia mengaku ingin mengetahui perkembangan produksi mobil listrik.

Pabrik yang dikunjungi Luhut telah diresmikan sejak tahun 2017 dan memproduksi berbagai jenis mobil. Pabrik ini sedang merambah pasar mobil listrik. Uji coba produksi sudah dilakukan, Luhut meminta pabrik ini agar memasarkan produk mobil listrik di akhir 2022.

"Kalau bisa dipasarkan secepatnya, akhir 2022, agar masyarakat bisa beralih ke mobil listrik lebih cepat," kata Luhut dalam keterangannya, Jumat (1/10/2021).

Gaya Luhut Jajal Mobil Listrik Kuning di Pabrik KarawangGaya Luhut Jajal Mobil Listrik Kuning di Pabrik Karawang Foto: Dok. Kemenko Marves

Dalam kunjungan itu, Luhut melihat-lihat langsung pekerjaan mobil di dalam pabrik. Dia juga sempat menjajal sebuah mobil listrik berwarna kuning, bukan cuma naik ke mobil dia juga nampak mengendarainya.

Gaya Luhut Jajal Mobil Listrik Kuning di Pabrik KarawangGaya Luhut Jajal Mobil Listrik Kuning di Pabrik Karawang Foto: Dok. Kemenko Marves

Luhut juga melakukan kunjungan ke beberapa proyek infrastruktur di sekitar Jawa Barat. Beberapa di antaranya adalah Jalur Interchange (IC) Cileunyi dan Longsoran Sinarmulya pada proyek Tol Cisumdawu. Dia berharap pengerjaan Cisumdawu bisa kelar akhir tahun ini setelah 10 tahun dibangun.

"Harapan kita proyek ini akan segera selesai dan tersambung dari Cileunyi sampai Dawuan diakhir tahun 2021, dari dimulai pada tahun 2011 lalu," jelas Luhut.

Jalan tol ini melewati Cileunyi, Jatinangor, Rancakalong, Sumedang, Cimalaka, Legok, Ujung Jaya, dan titik akhir di Dawuan. Total ruas panjang tol ini mencapai 61,71 km dan segera dirampungkan. .

Luhut juga mengunjungi lokasi Casting Yard 2 yang memproduksi girder untuk kereta cepat, dilanjutkan dengan kunjungan ke DK43 THK.

Saat ini, proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung yang dioperatori oleh PT. KCIC progresnya telah mencapai 78.98% per tanggal 24 September 2021. Secara kategori, pengerjaan jembatan mencapai 78.25%, subgrade works mencapai 72.42%, dan pengerjaan terowongan mencapai 95.22%.

Simak juga Video: Siap-siap! Mobil Listrik Berpotensi Lebih Murah Bulan Depan

[Gambas:Video 20detik]




(hal/eds)