Erick Thohir Pengin Gabungkan Gesits ke Holding Baterai

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 08 Okt 2021 18:45 WIB
Poster
Foto: Pradita Utama: Motor Listrik Gesits
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir berencana menggabungkan produksi motor listrik Gesits ke dalam holding baterai kendaraan listrik Indonesia Battery Corporation (IBC). Langkah ini sebagai bagian untuk mendukung terwujudnya eco lifestyle atau gaya hidup yang ramah lingkungan.

Erick menjelaskan, pihaknya tengah mendorong perusahaan pelat merah untuk berpikir eco lifestyle tersebut. Salah satu upayanya ialah dengan membentuk IBC.

"Kita sudah membentuk IBC berpartner dengan CATL dan LG untuk membangun pabrik listrik di Indonesia, bukan kirim baterai listrik dari luar negeri. Toh kita merupakan market mobil terbesar juga di Asia Tenggara kita melewati Thailand, yang jangan baterainya impor lagi dan harus berpartner dengan kita," kata Erick dalam webinar, Jumat (8/10/2021).

"Sehingga sumber daya alam nikel kita tidak dikirim ke luar negeri secara raw material tapi harus diproduksi di sini. Ini kita lakukan di IBC sekarang yang merupakan konsorsium daripada MIND dan Pertamina," sambungnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga ingin menggabungkan Gesits dalam IBC. Produksi Gesits berada di bawah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA, melalui PT WIKA Industri Manufaktur.

"Tidak cukup di situ generasi muda kita di BUMN memproduksi juga motor Gesits itu oleh WIKA. Sekarang daripada WIKA berdiri sendiri kita gabungkan juga ke IBC bertahap, supaya ekosistemnya di kita dari baterai, dari mobil dan lain-lain," ujarnya.

Tak hanya itu, Erick juga meminta agar perusahaan-perusahaan swasta bisa menyediakan kompor listrik yang murah. Sejalan dengan itu, perusahaan pelat merah juga terus membangun rumah murah yang menyediakan kompor listrik.

"Perusahaan-perusahaan BUMN melalui pendanaan daripada bank-bank Himbara kita sekarang membangun banyaknya perumahan murah buat milenial itu juga dengan kompor listrik," katanya.

(acd/hns)