Motor-Mobil Bensin Bakal Dilarang di RI, Nasib Pengusahanya Gimana?

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 14 Okt 2021 18:30 WIB
Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (6/8/2021). Dirlantas Polda Metro Jaya mencatat, pada pelaksanaan PPKM minggu kedua terdapat kenaikan mobilitas warga Jakarta sebesar 26 persen dibanding saat PPKM darurat dan PPKM mikro. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc.
Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi/Foto: Dadan Kuswaraharja

Dihubungi terpisah, Head of Corporate Investor Relations PT Astra International Tbk, Tira Ardianti mengatakan pihaknya selalu mendukung usaha pemerintah dalam mengurangi karbon emisi, salah satunya inisiatif pemerintah yang mengarah ke kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

"Astra secara konsisten berdiskusi dengan partner kami mengenai pengembangan mobil listrik. Pada dasarnya, intensi kami adalah mendukung inisiatif pemerintah untuk mengurangi emisi dengan menciptakan permintaan mobil-mobil listrik, termasuk battery electric vehicle/BEV, plug-in hybrid electric vehicle/PHEV and hybrid electric vehicle/HEV," tuturnya.

Ia juga memberikan bocoran mengenai produk-produk mobil listrik atau ramah lingkungan yang akan diluncurkan Astra. Namun belum bicara detail model yang akan diluncurkan.

"Melalui Toyota-Astra Motor (TAM), telah diluncurkan produk-produk EV (1 BEV, 1 PHEV, dan 8 HEV), dan Toyota berkomitmen untuk meluncurkan produk-produk EV lainnya, walaupun kami belum bisa menginformasikan detail model yang akan diluncurkan," ujarnya.

"Kami berharap kontribusi EV akan meningkat, jika permintaan EV meningkat. Sebagai ilustrasi, terdapat peningkatan signifikan atas penjualan HEV, di mana hanya terjual 2 unit/bulan pada tahun 2009, menjadi 15 unit/bulan pada tahun 2015 dan 165 unit/bulan pada tahun 2021," tutupnya.



Simak Video "Indonesia Bakal Setop Jual Mobil Bensin Tahun 2050"
[Gambas:Video 20detik]

(ara/ara)