Bye-bye! Pembangkit Listrik Tenaga Fosil Bakal Lenyap dari RI

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 21 Okt 2021 12:50 WIB
Menteri ESDM Arifin Tasrif
Foto: Kementerian ESDM
Jakarta -

Penambahan pembangkit baru berasal dari fosil bakal disetop. Mulai tahun 2030, penambahan pembangkit seluruhnya berasal dari energi baru terbarukan.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, pada tahun 2060 seluruh pembangkit akan berasal dari energi baru terbarukan.

"Adapun dalam rangka substitusi retirement pembangkit fosil serta peningkatan kebutuhan listrik maka penambahan pembangkit listrik mulai tahun 2030 seluruhnya berasal dari pembangkit energi baru terbarukan terutamanya PLTS," katanya dalam acara Indonesia Pathway to Net Zero Emission, Kamis (21/10/2021).

"Pada tahun 2060 total kapasitas pembangkit listrik ditargetkan seluruhnya berasal dari pembangkit energi baru terbarukan," sambungnya.

Dia menjelaskan konsumen energi sektor komersial dan industri memiliki peran penting dalam transisi energi di Indonesia. Menurutnya, perusahaan-perusahaan tersebut punya komitmen yang baik untuk meningkatkan penggunaan energi baru terbarukan.

"Perusahaan-perusahaan sektor komersial dan industri telah memiliki komitmen baik ditingkat global maupun nasional untuk meningkatkan penggunaan energi baru terbarukan bahkan hingga 100% dalam rantai pasokannya dalam rangka berkontribusi dalam penurunan emisi gas rumah kaca," terangnya.

Bagi pemerintah, hal itu merupakan kesempatan besar untuk kolaborasi dalam transisi energi. "Sejalan dengan upaya pemerintah mencapai target karbon netral di sektor energi tahun 2060 atau lebih cepat serta mewujudkan pemulihan ekonomi Indonesia melalui pembangunan rendah karbon," ujarnya.

Lihat juga video 'Jokowi Sindir Birokrasi BUMN Ruwet: Pembangkit Listrik Butuh 259 Izin':

[Gambas:Video 20detik]



(acd/das)