Pertalite Harusnya Dijual Rp 11.000, Bukan Rp 7.650/Liter

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 26 Okt 2021 06:30 WIB
SPBU Tanah Abang jual Pertalite dengan harga Rp 6.450 per liter. Sejumlah pemotor pun antre di SPBU itu demi dapat membeli Pertalite seharga Premium itu.
Foto: Rifkianto Nugroho


Pemerintah Cari Solusi

Pemerintah sendiri akan mencari solusi terkait masalah tersebut. Menurut pemerintah, menaikkan harga BBM adalah pilihan yang sulit mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang baru akan pulih karena pandemi.

Dia mengatakan, pemerintah akan mengalah dalam kondisi ini. Meski, ia tak menjelaskan secara rinci maksudnya.

"Ini rencananya akan dibahas nanti, bagaimana kompensasi kepada Pertamina. Jadi yang diharapkan oleh pemerintah adalah kenaikan harga BBM ini kan sebenarnya juga mungkin masih sulit diterima oleh masyarakat yang saat ini kondisinya baru mau pulih COVID," katanya.

"Jadi kemungkinan pemerintah yang kira-kira ngalah lah sama rakyat biar tetap tenang, tidak ada inflasi," tambahnya.

Rencana kenaikan harga BBM belum ada saat ini. Dia mengatakan, untuk jenis BBM umum (JBU) sendiri telah mengikuti harga pasar. Sementara, jenis BBM tertentu (JBT) dan jenis BBM khusus penugasan (JBKP) belum ada pembahasan.

"Jadi yang kalau harga JBU sebenarnya akan naik fluktuatif mengikuti harga pasar. Tapi kalau terkait JBT JBKP, tahu kan JBT itu minyak solar, kalau JBKP Premium belum ada pembahasan," katanya.


(acd/zlf)