Mengenal DME yang Bakal Dipakai Buat Gantikan LPG

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Minggu, 21 Nov 2021 15:45 WIB
Infografis sederet fakta DME yang bakal ganti LPG buat masak
Foto: Infografis detikcom/Luthfy Syahban
Jakarta -

Pemerintah berencana untuk mengganti penggunaan LPG dalam pemenuhan kebutuhan energi rumah tangga. Dymethil Ether (DME) akan menjadi gantinya.

Dikutip dari afdc.energy.gov DME ini adalah alternatif bahan bakar yang diproduksi mesin yang dirancang khusus.

Berdasarkan jurnal yang ditulis oleh Eric D Larson dan Isaias de Carvalho Macedo berjudul Energy for Sustainable Development disebutkan jika DME ini memiliki karakter yang mirip dengan LPG untuk bahan bakar memasak di rumah tangga.

Selain itu DME ini juga lebih bersih dibandingkan bahan bakar lainnya. DME ini bisa terbuat dari bahan baku karbon, seperti gas alam, batu bara atau biomassa.

Di Indonesia sendiri, jika DME jadi digunakan maka akan memberikan dampak yang signifikan. Pengamat Energi dan Pertambangan Fahmy Radhi mengatakan, Indonesia selama ini dikenal sebagai salah satu negara di dunia yang menghasilkan batu bara terbesar. Meski sudah dieksploitasi ratusan tahun, cadangan batu bara Indonesia diperkirakan masih ada 38 miliar ton, lebih besar dari cadangan minyak dan gas bumi.

"Selama ini paradigma pengusahaan batu bara di Indonesia adalah 'keduk-jual' tanpa hilirisasi sama sekali. Tidak mengherankan kalau Indonesia termasuk pengekspor terbesar keempat secara global setelah China, India dan Amerika Serikat," kata Fahmy.

Tapi proses konversi ini masih panjang. Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan, saat ini Pertamina tengah melakukan proses penjajakan untuk mendapatkan suplai DME. Dia mengatakan, proses hilirisasi tersebut membutuhkan waktu yang lama. Dalam kata lain penggantian LPG dengan DME tidak dilakukan dalam waktu dekat.

"Saat ini Pertamina dalam proses penjajakan untuk mendapatkan suplai DME. Dan tentu diperlukan waktu yang cukup panjang," kata dia kepada detikcom, Sabtu (13/11/2021).

Dia menjelaskan, dalam proses perubahan LPG menjadi DME akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk rencana pembangunan gasifikasi batubara serta persiapan sarana dan fasilitas pendukung distribusi DME. Selain itu, sosialisasi kepada masyarakat pun akan sangat dibutuhkan karena terjadi perubahan kebiasaan.

"Adapun untuk konversi dari LPG ke DME akan mengikuti roadmap yang ditetapkan oleh pemerintah terkait implementasi DME sebagai bahan bakar rumah tangga pengganti LPG," tuturnya.

(kil/dna)