Punya Utang Impor Minyak Bejibun ke Iran, Sri Lanka Bayar Pakai Teh

ADVERTISEMENT

Punya Utang Impor Minyak Bejibun ke Iran, Sri Lanka Bayar Pakai Teh

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 23 Des 2021 09:20 WIB
Harga Minyak Jatuh, Laba Perusahaan Migas Anjlok
Ilustrasi/Foto: BBC

Bayar Utang Tahun Depan

Sri Lanka saat ini dalam situasi pelik menghadapi utang lainnya. Dilaporkan harus memenuhi sekitar US$ 4,5 miliar dalam pembayaran utang tahun depan, dimulai dengan pembayaran obligasi negara internasional senilai US$ 500 juta pada Januari.

Cadangan devisa negara itu menyusut menjadi US$ 1,6 miliar pada akhir November, menurut data terbaru dari bank sentral. Gubernur Bank Sentral Ajith Nivard Cabraal mengatakan bahwa Sri Lanka yakin dapat dengan mulus membayar semua utang negara yang jatuh tempo pada 2022.

Sri Lanka menghasilkan sekitar 340 juta kg teh setiap tahun. Tahun lalu mengekspor 265,5 juta kg, dengan pendapatan US$ 1,24 miliar pada 2020.

Hampir 5% penduduk Sri Lanka bekerja di industri bernilai miliaran dolar tersebut. Mulai dari memetik daun di lereng gunung, hingga mengolah teh di pabrik perkebunan.


(das/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT