ADVERTISEMENT

Banyak Dibeli Orang Kaya, 12,5 Juta Keluarga Miskin Tak Dapat LPG 3 Kg

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 31 Des 2021 20:15 WIB
PT Pertamina (Persero) menyiapkan tambahan alokasi elpiji 3 Kg pada minggu pertama Ramadan 1440 H.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Distribusi tabung LPG 3 kg akan diubah lebih tepat sasaran. Hal ini dilakukan karena selama ini banyak orang kelas menengah ke atas membeli tabung LPG 3 kg atau biasa disebut gas melon itu.

Alhasil jutaan keluarga miskin tidak menerima komoditas bersubsidi tersebut. Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah mengatakan berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), terdapat 12,5 juta rumah tangga miskin dan rentan tidak menerima subsidi LPG.

"Lalu, sebanyak 2,7 juta kepala rumah tangga perempuan tidak menerima subsidi LPG, 760 ribu penyandang disabilitas tidak menerima subsidi LPG, 4,06 juta lansia tidak menerima subsidi LPG,," katanya dalam keterangan yang diterima detikcom, Jumat (31/12/2021).

Secara persentase dari 50,2 juta rumah tangga yang menerima program subsidi LPG, sebanyak 32% rumah tangga dengan ekonomi terendah hanya menikmati 22% subsidi LPG. Sementara 86% dinikmati oleh kelompok yang lebih mampu.

"Ketidaktepatan sasaran inilah yang membuat anggaran subsidi tiap tahun terus naik," ujarnya.

Oleh sebab itulah, perlu adanya pembenahan mengenai penyaluran subsidi, terutama terhadap LPG 3 kg. Said berharap realisasi perubahan skema distribusi gas melon kepada masyarakat miskin dan rentan bisa terjadi pertengahan 2022.

"Kita berharap selambatnya pertengahan tahun depan realisasi reformasi subsidi telah berjalan, agar dampaknya ke rumah tangga miskin makin bermanfaat, sebab akibat pandemi ini meningkatkan jumlah rumah tangga miskin," tutupnya.

(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT