Petrosea Rambah Tambang Bauksit dan Emas

Atta Kharisma - detikFinance
Senin, 21 Feb 2022 17:43 WIB
Petrosea
Foto: dok. Petrosea
Jakarta -

PT Petrosea Tbk (PTRO) melirik peluang bisnis baru di berbagai proyek mineral. Salah satunya menandatangani berbagai perjanjian kerja sama untuk tambang bauksit dan emas melalui penyediaan jasa pertambangan dan rekayasa, pengadaan & konstruksi (EPC) secara berkelanjutan di Indonesia.

Pada 2021 lalu, Petrosea juga telah menambah kegiatan usahanya di bidang digitalisasi, 3D printing & rebuild center serta lembaga pelatihan kerja & sertifikasi.

"Strategi 3D Petrosea, yaitu Diversifikasi, Digitalisasi dan Dekarbonisasi telah menjadi enabler bagi kami untuk terus mengembangkan value proposition bagi seluruh pemangku kepentingan serta memastikan sustainable superior performance di masa mendatang," ujar Presiden Direktur Petrosea Hanifa Indradjaya dalam keterangan tertulis, Senin (21/2/2022).

Petrosea mencatatkan kenaikan total pendapatan sebesar US$ 301,59 juta atau 20,67%, serta kenaikan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi US$ 14,35 juta atau sebesar 10,38% pada akhir September 2021.

Ke depan, Petrosea akan memanfaatkan teknologi terkini melalui Minerva Digital Platform yang telah dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi kegiatan operasionalnya, serta mengurangi emisi karbon yang dihasilkan.

Petrosea didirikan pada tahun 1972 sebagai perusahaan multi-disiplin di bidang kontrak pertambangan, rekayasa, pengadaan & konstruksi (EPC), serta jasa minyak & gas bumi yang berkomitmen penuh dalam mendukung pembangunan Indonesia. Setelah berjalan selama 18 tahun, pada 21 Mei 1990 Petrosea mencapai sebuah jejak langkah bersejarah dengan menjadi perusahaan rekayasa & konstruksi pertama di Indonesia yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

(prf/hns)