Enaknya... Negara-negara Ini Gratiskan Listrik buat Warganya

ADVERTISEMENT

Enaknya... Negara-negara Ini Gratiskan Listrik buat Warganya

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Rabu, 23 Feb 2022 12:00 WIB
Ilustrasi meteran listrik atau token listrik
Foto: Getty Images/iStockphoto/Rattankun Thongbun
Jakarta -

Sekarang ini penggunaan listrik sudah tidak bisa dilepaskan dari kehidupan kita sehari-hari. Terlebih di era saat ini di mana penggunaan barang elektronik sudah terus berkembang.

Mulai dari lampu rumah, televisi, komputer, smartphone, dan berbagai macam alat elektronik lainnya membutuhkan energi listrik sebagai sumber dayanya. Akan tetapi, energi listrik ini tidak diberikan secara cuma-cuma. Tentu ada biaya listrik yang melekat pada setiap penggunaannya.

Setiap negara memiliki kebijakannya masing-masing terkait besaran tarif listrik yang diberikan kepada masyarakatnya. Namun tahu kah kamu, ternyata ada negara yang malah memberikan listrik secara cuma-cuma.

Berikut daftar negara yang memberikan listriknya secara gratis:

1. Qatar

Menjadi salah satu negara yang banyak ditinggali oleh para "saudagar minyak", Qatar memiliki sumber daya yang sangat melimpah.

Melansir dari situs onlineqatar.com, diketahui pemerintah Qatar tidak mengenakan banyak biaya untuk beberapa hal termasuk listrik, air, dan saluran telepon rumah. Dengan kata lain warga di sini mendapatkan listrik, air, dan saluran telepon gratis.

Bahkan Qatar diketahui hampir tidak mengenakan pajak. Satu-satunya pajak yang dikenakan adalah pajak impor, tetapi itu juga cukup masuk akal.

Namun, bagi orang yang memasuki negara tersebut sebagai pekerja mungkin akan menemukan bahwa sementara beberapa hal mungkin lebih murah di sini, yang lain mungkin cukup mahal.

2. Turkmenistan

Melansir dari situs frsthand, Turkmenistan merupakan salah satu negara di seluruh dunia yang menyediakan listrik dan gas gratis untuk warganya. Berdasarkan peraturan saat ini, setiap warga negara berhak atas 35 kilowatt listrik dan 50 meter kubik gas alam setiap bulan.

Negara juga menyediakan 250 liter (66 galon) air per hari. Subsidi diperkenalkan oleh pendahulu Berdymukhamedov, diktator eksentrik Saparmurat Niyazov, pada tahun 1993. Sejak itu gas, listrik, dan air telah disuplai secara gratis ke rumah tangga Turkmenistan.

Kebijakan ini dikritik di seluruh dunia karena aturan paksa lainnya dari pemerintah, tidak ada pemilihan umum yang bebas di Turkmenistan, atau media yang bebas, dan warga tidak dapat dengan bebas memprotes di jalan.

Meski demikian Turkmenistan adalah salah satu dari sedikit negara di dunia yang secara teratur melarang ribuan warganya bepergian ke luar negeri.

3. Iran

Pemerintah Iran telah menyetujui rencana untuk menyediakan air, gas, dan listrik gratis untuk 30 juta warganya. Rencana tersebut ditargetkan untuk mendukung keluarga strata berpenghasilan rendah di Iran, yang menderita masalah keuangan akibat pandemi.

Seperti dilansir Tehran Times, juru bicara pemerintah, Ali Rabiei mengatakan, "Rumah tangga hemat energi, yang sebagian besar berasal dari strata masyarakat berpenghasilan rendah, akan menerima air, gas, dan listrik secara gratis."

Presiden Iran, Hassan Rouhani mengatakan bahwa merupakan suatu kehormatan untuk membantu dan menyediakan kebutuhan dasar bagi orang-orang.

"Kami memasok gas gratis kepada masyarakat setelah sebelumnya kami swasembada dalam produksi gas sehingga kami dapat memenuhi permintaan domestik di musim dingin dan bahkan dapat mengekspor," katanya.

"Di bidang ketenagalistrikan, kami mencapai pertumbuhan yang signifikan. Kami menambahkan kapasitas pembangkitan dan kemudian kami membuat pasokan gratis. Kami juga mengambil langkah-langkah substansial untuk mengurangi konsumsi air dan kehilangan air di berbagai sektor," tambah Rouhani.

Simak juga Video: Tarif Motor Listrik di Gojek dan Cakupannya

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT