Profil Perusahaan JK Pemilik Pembangkit EBT Terbesar yang Diresmikan Jokowi

Trio Hamdani - detikFinance
Sabtu, 26 Feb 2022 17:00 WIB
Presiden Jokowi meresmikan PLTA Poso dan PLTA Malea di Sulawesi Tengah. Kehadiran dua PLTA ini menambah bauran EBT di sistem kelistrikan Sulawesi.
Presiden Jokowi Resmikan PLTA Poso dan PLTA Malea/Foto: dok. PLN
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso Energy 515 MW di Poso dan PLTA Malea Energy 90 MW di Tana Toraja. PLTA Poso memiliki kapasitas 515 MW, menjadikannya pembangkit EBT terbesar di Indonesia Timur.

Jusuf Kalla (JK) adalah inisiator pembangunan PLTA Poso Energy melalui PT Poso Energy yang berada dalam naungan Kalla Group. Sementara PLTA Malea dikembangkan oleh PT Malea Energy, anak usaha PT Bukaka Teknik Utama yang sama-sama di bawah naungan Kalla Group.

Sekilas tentang perusahaan milik JK itu, mengutip LinkedIn perusahaan, PT Poso Energy merupakan perusahaan PLTA yang memiliki banyak proyek besar, di sepanjang Sulawesi, Indonesia.

"PT Poso Energy berkeinginan untuk menyediakan listrik dengan menggunakan sumber daya yang ramah, air," bunyi deskripsi perusahaan dikutip detikcom, Sabtu (26/2/2022).

Skema Independent Power Producer (IPP) pertama yang dibangun pada 2005 oleh PT Poso Energy telah menghasilkan listrik sejak 2012, berlokasi di Sulawesi Tengah dengan perkiraan potensi energi sebesar 515 MW. Saat ini, PLTA pertama mereka memiliki kapasitas 3x65MW, dan totalnya 195MW.

Berdasarkan keterangan di situs perusahaan, PT Poso Energy, di antara portofolionya, memiliki tiga konsesi PLTA di sungai dengan total 600 MW, di mana pembangkit pertama sebesar 195 MW telah dibangun dan sekarang beroperasi.

Di seluruh Indonesia, Kalla Group memiliki total portofolio lebih dari 1.500 MW. Kompleks PLTA Poso merupakan bagian dari visi dan komitmen Hadji Kalla Group untuk menyediakan infrastruktur yang diharapkan dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi dan Indonesia Timur.

Kalla Group sendiri memiliki usaha di berbagai bidang, meliputi industri otomotif dengan berdagang merek Toyota di kawasan Indonesia Timur lewat bendera PT Hadji Kalla (Kalla Toyota).

Bisnis Kalla Group juga meliputi usaha baja, semen dan tekstil. Selain itu, perusahaan-perusahaan Kalla Group juga fokus pada infrastruktur, seperti usaha pembangunan aspal di PT Bumi Karsa atau di PT Bukaka Teknik Utama yang fokus membangun tower dan jembatan.

Hingga akhirnya Kalla Group melebarkan sayapnya di bisnis energi terbarukan. Lewat Poso Energy.

Perusahaan Kalla ini juga merambah ke smelter di bawah payung PT Bumi Mineral Sulawesi. Lokasi smelter berada di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi.

Simak juga Video: Jokowi Bakal Tanya Pembiayaan Netral Karbon di KTT Bali

[Gambas:Video 20detik]



(toy/ara)