RI Bakal Punya Kendaraan Listrik buat Angkut Batu Bara

Iffa Naila Safira Widyawati - detikFinance
Senin, 07 Mar 2022 12:36 WIB
Pemerintah mengambil kebijakan untuk melakukan pelarangan ekspor batubara periode 1 hingga 31 Januari 2022.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Demi pengembangan industri batu bara yang lebih baik, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengembangkan proyek angkutan batu bara berbasis listrik.

Direktur Utama PTBA Arsal Ismail mengatakan, demi mewujudkan Net Zero Emission yang ditargetkan pemerintah pada 2060, PTBA dan PT KAI telah melakukan penandatanganan MoU pada 7 Desember 2021 untuk proyek angkutan batu bara dengan jalur kereta api berbasis listrik.

Angkutan batu bara ini rencananya bisa berjalan pada 2026 nanti dengan kapasitas angkutan sebanyak 72 juta ton pertahun.

"PTBA bekerjasama dengan PT KAI mengembangkan proyek angkutan batu bara jalur kereta api dengan kapasitas 72 juta ton pertahun, pada tahun 2026 nanti," ujar Arsal dalam acara Press Conference Kinerja PT Bukit Asam Tbk Tahun 2021, Senin (7/3/2022).

Bersama-sama PTBA dan PT KAI mewujudkan proyek ini karena sesuai dengan target pemerintah yaitu Net Zero Emission yang ditargetkan akan selesai pada 2060 nanti.

"Jadi di PTBA ini proyek angkutan ini jadi prioritas utama agar kapasitas kami bisa meningkat pada tahun 2026," lanjut Arsal.

Sekadar informasi, PTBA berhasil mengalami kenaikan laba bersih tertinggi sepanjang sejarah. Hal ini turut dipengaruhi oleh pemulihan ekonomi global yang semakin membaik serta naiknya permintaan batu bara.

"Seiring dengan pencapaian tersebut, perseroan mencatat kenaikan total aset ini sebesar 50% dari sebelumnya Rp 24,06 triliun per 31 Desember 2020, menjadi Rp 36,12 triliun per 31 Desember 2021," kata Arsal.



Simak Video "Bawa Mobil Mungil Ini Nggak Perlu SIM"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)