ADVERTISEMENT

Luhut: Setelah Puluhan Tahun, Kita Tertibkan Batu Bara!

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 08 Mar 2022 14:07 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan (dok. YouTube Sekretariat Presiden)
Foto: Luhut Binsar Pandjaitan (dok. YouTube Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Pemerintah baru saja meluncurkan Sistem Informasi Pengelolaan Mineral dan Batu Bara (Simbara). Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut kehadiran itu akan membuat ekonomi Indonesia semakin baik.

"Tadi pagi kami baru meluncurkan Simbara, saya kira akan membuat ekonomi kita makin baik, keuangan kita makin baik , penerimaan negara makin baik," kata Luhut di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, Jakarta Selatan, Selasa (8/3/2022).

"Sehingga tidak ada lagi atau hampir tidak ada penyalahgunaan dari sumber daya mineral kita yang angkanya bisa beda-beda," tambahnya.

Secara umum Simbara akan jadi satu aplikasi sebagai sarana pengawasan dalam perdagangan mineral dan batu bara. Rencana selanjutnya sistem ini akan diperluas ke komoditas mineral lain seperti nikel dan bauksit.

"Ini suatu langkah yang luar biasa, kita menertibkan yang berpuluh-puluh tahun tidak tertib. Sekarang ini baru kita mulai dengan batu bara, kemudian kita masuk ke nikel dan yang lain," tutur Luhut.

Dalam Simbara akan tercatat nomor transaksi penerimaan negara dan laporan hasil verifikasi yang akan digunakan untuk verifikasi dalam pemberian izin ekspor mulai dari penerbitan, laporan surveyor, penerbitan pemberitahuan ekspor barang, hingga penerbitan surat persetujuan berlayar.

Adanya Simbara jadi momentum bagi kementerian/lembaga untuk bekerja secara integrasi. Dalam hal ini yang dimaksud adalah Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian ESDM, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, hingga Kementerian Keuangan.



Simak Video "Tarik Ulur Ekspor Batu Bara"
[Gambas:Video 20detik]
(aid/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT