Enaknya Punya Mobil Listrik, Dapat Diskon Tarif 30% dari PLN

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 28 Mar 2022 12:54 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Bali. SPKLU ini tipe ultra fast charging pertama di RI.
Foto: Aulia Damayanti/detikcom
Jakarta -

PT PLN (Persero) mendorong pemakaian kendaraan listrik untuk menggenjot konsumsi listrik. Salah satu cara yang ditempuh ialah memberikan diskon tarif listrik.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, untuk pembelian mobil listrik akan mendapat peralatan charge listrik.

"Kami melakukan digitalisasi home charging, jadi kalau bapak-bapak, ibu membeli mobil listrik itu nanti akan dipasang home charging dan itu menjadi bagian peralatan dari pembelian mobil tersebut. Peralatan home charging-nya itu langsung kami connect ke server kami menggunakan internet of things," terangnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI, Senin (28/3/2022).

Dia menuturkan, pemilik mobil listrik akan mendapat diskon tagihan listrik untuk pemakaian dari pukul 22.00 hingga 05.00 WIB untuk charge mobil listrik. Diskon yang diberikan sebesar 30%.

"Dan kami memberikan plelayanan khususnya apabila nge-charge-nya antara jam 10 malam sampai 5 pagi di mana kebetulan jam 10 malam sampai jam 5 pagi itu perusahaan listrik di dunia manapun itu pembangkitnya nganggur semua. Utilisasi memang rendah sekali," katanya,

"Untuk itu kami memberikan diskon sebesar 30% jadi listriknya biasanya Rp 1.450 ini hanya Rp 1.100 per kWh," tambahnya.

Menurutnya, untuk mobil listrik yang baru rata-rata sekali charge bisa menempuh jarak 350 km hingga 370 km. Sementara, rata-rata pemakaian dalam kota sekitar 80-100 km per hari.

Hal itu menunjukkan, kebutuhan listrik untuk mobil listrik ini bisa dipenuhi dari rumah.

"Sehingga kalau kita melihat itu di Eropa dan Amerika 85-90% charging-nya bukan di SPKLU tapi di rumah," ujarnya.



Simak Video "Makin Dekat dengan RI, KIA EV6 Rilis di Malaysia"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/zlf)