Produksi Digenjot, Antam Mau Fokus Pasok Bauksit ke Pasar Dalam Negeri

Kholida Qothrunnada - detikFinance
Minggu, 03 Apr 2022 14:30 WIB
Salah satu kekayaan mineral yang terkandung di perut bumi Indonesia adalah Timah. Indonesia juga menjadi salah satu penghasil tambang timah terbesar di dunia.
Ilustrasi tambang/Foto: Rachman_punyaFOTO
Jakarta -

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menyatakan akan fokus menjual bauksit di pasar dalam negeri. Diketahui, Antam juga memproduksi mineral lain selain emas yaitu bauksit hingga nikel.

Direktur Utama Antam Niko Kanter mengatakan, selain melakukan ekspor terbatas pada konsumen di luar Asia, Antam akan memenuhi pasokan di dalam negeri pada tahun ini.

"Pada 2022, Antam fokus pada penjualan bauksit di dalam negeri selain juga memenuhi permintaan ekspor," jelas Nico dalam keterangannya.

Dikatakannya, meski akan fokus memenuhi pasokan pasar dalam negeri, Antam masih terbuka untuk perluasan pasar. Nico menambahkan, pada prinsipnya Antam terbuka atas segala kesempatan untuk dapat mengembangkan dan memperluas pasar komoditas inti termasuk bauksit.

"Saat ini, Antam sedang menjajaki beberapa peluang bisnis dari hulu ke hilir di komoditas nikel, emas dan bauksit. Di hulu, saat ini Antam aktif melakukan kegiatan eksplorasi di wilayah IUP Perusahaan serta tinjauan di beberapa daerah prospek," kata Nico.

Menurut Nico, dalam hal pengembangan komoditas bauksit, saat ini Antam bekerja sama dengan PT. INALUM (Persero) terus berfokus pada pembangunan pabrik Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah, Kalimantan Barat yang memiliki kapasitas pengolahan sebesar 1 juta ton SGA per tahun (Tahap 1).

"Selain itu, PT ICA sebagai anak usaha kami juga akan meningkatkan produksi alumina sebagai bagian dari komitmen hilirisasi. Antam juga bekerjasama dengan beberapa smelter alumina dalam negeri dalam hal penjualan bijih bauksit. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan serapan bauksit di pasar domestik," tambahnya.

Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan juga mengamini keputusan Antam terkait bauksit untuk fokus di dalam negeri. Menurutnya, kebutuhan utama di dalam negeri harus jadi fokus utama dan ekspor hanyalah bonus.

"Dalam negeri harus jadi fokus utama, ekpor itu bonus, apalagi dengan tingkat produksi besar harus ada dioptimalisasi," tegas Mamit.



Simak Video "Harga Emas Naik, Warga di Parepare Ramai-ramai Jual Emas"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)