Viral Mobil Diduga Milik Warga Singapura Beli Bensin Subsidi di Malaysia

- detikFinance
Senin, 04 Apr 2022 16:58 WIB
SPBU Petronas di jalan Pekayon Raya, Kota Bekasi, Jawa Barat, . Rabu (24/10/13).  Sebanyak 15 SPBU dari 19 SPBU Petronas yang tersebar di Jakarta dan Medan juga telah ditutup sejak 31 Agustus 2012 lalu. File/detikFoto.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Viral mobil diduga milik orang Singapura membeli bensin jenis Ron95 yang disubsidi pemerintah Malaysia. Kabar ini diunggah oleh Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak melalui akun Facebooknya.

Dalam postingannya, Najib membagikan foto seorang pria dan mobil yang terdaftar di Singapura mengisi bensin pegangan kuning. Warna itu untuk bensin jenis Ron95 yang disubsidi oleh pemerintah Malaysia.

Ron95 merupakan bensin termurah di Malaysia dengan harga RM 2,05 per liter (ringgit Malaysia). Besin ini disediakan untuk orang Malaysia karena harganya disubsidi oleh negara. Demikian dikutip dari Mothership, Senin (4/4/2022).

Dalam postingannya, Najib menulis bahwa pemerintah Malaysia harus memantau penjualan bensin ke orang asing. Mengingat saat ini pembatasan antara Singapura dan Malaysia telah dilonggarkan.

"Bensin Ron95 adalah barang yang dikendalikan karena sangat disubsidi. Itu melanggar Undang-Undang Kontrol Pasokan pemerintah untuk menjual Ron95 ke asing," katanya.

"Ini adalah harga terendah ke-11 di dunia dan lebih murah daripada di beberapa negara penghasil minyak utama dan negara-negara Teluk seperti Arab Saudi, Qatar, Bahrain, Uni Emirat Arab, Yordania dan Oman," lanjutnya.

Sebagai informasi, dalam Undang-Undang Kontrol Pasokan itu penjualan bensin kelas Ron95 kepada orang asing adalah tindakan kejahatan yang sudah diatur oleh hukum Malaysia. Hal ini telah diatur selama satu dekade ini.

Orang-orang yang melanggar aturan pembelian bensin itu bisa didenda maksimum RM 1 juta. Tidak hanya itu, ada hukuman penjara maksimum tiga tahun atau bisa dihukum keduanya.

Bersambung ke halaman selanjutnya.