Erick Thohir Buka-bukaan Rencana Bentuk Holding dan Subholding PLN

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Selasa, 10 Mei 2022 10:23 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir
Erick Thohir Mau Bentuk Holding dan Subholding PLN/Foto: Tangkapan Layar (Foto: YouTube Channel Setpres)
Jakarta -

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan membentuk holding dan subholding PLN pada 2023. Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan rencana tersebut dimulai tahun ini secara virtual.

"Nah, subholding dan holding PLN sendiri rencana tahun ini akan virtual dulu sebelum kita dorong benar-benar jadi holding, subholding di tahun depan," ungkapnya di Grha Pertamina, Jakarta Pusat, Senin (10/5/2022) malam.

Bahkan, lanjut Erick, Kementerian BUMN sudah melakukan pemetaan. Contohnya, bagaimana subholding PLN salah satunya ada Beyond Kwh.

"Artinya apa? Lebih dari menjual listrik. Karena memang kabel-kabel yang sekarang dimiliki oleh PLN itu punya value added sendiri, yang kita bisa lakukan tentu membantu dari pada penetrasi era digitalisasi, itu adalah satunya," terangnya.

Kemudian pembangkit listrik tidak berdiri sendiri ke depannya. Apalagi Indonesia merupakan negara yang kaya dengan sumber daya air, sinar matahari, angin, dan panas bumi. "Banyak negara tetangga tidak punya kekayaan ini," imbuh dia.

Erick juga mengungkapkan banyak negara melihat Indonesia mempunyai potensi energi baru terbarukan (EBT).

Hlding dan subholding PLN ini akan mirip dengan Pertamina. Saat ini, Pertamina memiliki subholding yang tidak saling bergantung.

"Karena itu, kenapa holding, subholding yang kita lakukan di PLN kan sebenarnya mirip Pertamina," ujarnya.

(ara/ara)