Perusahaan Tambang Hary Tanoe Nemu 'Harta Karun' Buaaanyak Banget!

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 11 Mei 2022 06:30 WIB
A machine loads a BelAZ dump-body truck with coal at the Chernigovsky opencast colliery, outside the town of Beryozovsky, Kemerovo region, Siberia, Russia, April 4, 2016. REUTERS/Ilya Naymushin/File Photo
Ilustrasi tambang/Foto: REUTERS/Ilya Naymushin/File Photo
Jakarta -

Perusahaan pertambangan milik konglomerat Hary Tanoesoedibjo PT MNC Energy Investments Tbk (IATA), PT Arthaco Prima Energy (APE) menemukan cadangan tambang baru.

Menurut laporan Komite Cadangan Mineral Indonesia (KCMI) atas salah satu izin usaha pertambangan (IUP) cadangan tambang sebanyak 20,58 juta metrik ton. GAR 3.250 kg/kcal pada pengeboran Tahap 1 di lahan seluas 380 Ha dari total area cadangan saat ini 2.059 Ha.

Laporan juga menyebutkan sumber daya batubara tahap 1 mencapai 138,85 juta MT. Kegiatan penambangan APE ini akan menggunakan harga batubara HBA rata-rata dari tahun 2000 sampai 2022.

Nantinya dengan kegiatan penambangan APE akan menghasilkan Net Present Value (NPV) sebesar US$ 56,6 juta dengan internal rate of return (IRR) sebesar 56,5%, Break Even Poin (BEP) sebesar 5,2 juta MT dan Payback Period pada 1,87 tahun.

Pengeboran Tahap 2 dan Tahap 3 rencananya akan selesai pada kuartal ini. APE telah memiliki IUP Operasi Produksi dengan luas 15.000 Ha di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Lokasi tambang APE hanya 12,5 km dari sungai dan sekitar 108 km ke area transhipment di pelabuhan Tanjung Buyut. APE direncanakan memulai produksi pada Q4 2022.

"Dengan tambahan laporan KCMI ini, cadangan batubara terbukti dari 9 IUP yang dimiliki oleh IATA naik menjadi 158,68 juta dari sebelumnya 138,1 juta MT," tulisnya.

Profil Perusahaan

MNC Energy Investments ini dulunya adalah perusahaan maskapai penerbangan yang bernama PT Indonesia Air Transport Tbk (IATA). Kemudian pada Februari lalu, perseroan membeli saham PT Bhakti Coal Resources (BCR) dari PT MNC Investama Tbk sebanyak 99,33%.

Dikutip dari keterbukaan informasi BEI pembelian 99,33% saham Bhakti Coal Resources dari MNC Investama yang pembayaran dilakukan oleh Perseroan kepada PT MNC Investama Tbk melalui penerbitan Surat Sanggup.

Disebutkan juga, transaksi tersebut telah mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan tanggal 10 Februari 2022. Pengambilalihan saham ini dinilai akan memberikan dampak positif bagi perseroan.

"Pengambilalihan PT Bhakti Coal Resources dari PT MNC Investama Tbk dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi Perseroan dengan mempertimbangkan bahwa setelah pengambilalihan, PT Bhakti Coal Resources memberikan keuntungan lebih bagi investasi yang dilakukan oleh Perseroan," jelasnya.



Simak Video "Tambang Batu Bara di Serbia Runtuh, 8 Orang Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/zlf)