Harga BBM di AS Cetak Rekor Tertinggi

Ilyas Fadhillah - detikFinance
Rabu, 11 Mei 2022 09:32 WIB
Jaringan pipa minyak terbesar AS, Colonial Pipeline jadi sasaran serangan siber. Akibatnya, warga pun ramai-ramai ke pompa bensin untuk menimbun minyak.
Foto: AP Photo
Jakarta -

Harga BBM di Amerika Serikat (AS) mencatatkan rekor lonjakan tertinggi. Harga rata-rata BBM saat ini naik sebesar 4 sen menjadi US$ 4,37 per galon atau Rp 62.491 (kurs Rp 14.300). Ini adalah kenaikan harga tertinggi sejak 11 Maret lalu sebesar US$ 4,33.

Naiknya harga BBM di AS terjadi hanya dalam waktu satu minggu. Dikutip dari CNN, Rabu (11/5/2022), kondisi ini berpotensi memperparah inflasi dan mengguncang pasar keuangan yang memperburuk ekonomi AS.

Di bulan April lalu harga bahan bakar sempat turun menjadi US$ 4,07 per galon. Namun seperti prediksi para analis kondisi ini tidak berlangsung lama. Sejak invasi Rusia ke Ukraina harga bahan bakar di pom bensin naik sekitar 25%.

Menurut Energy Information Administration (EIA) AS jika harga bensin merangkak ke angka US$ 5.30 per galon maka ini akan menyebabkan inflasi dan memecahkan rekor tahun 2008.

Meskipun ini belum terjadi tetap ada potensi inflasi seperti yang ditakutkan para analis. Presiden Lipow Oil Associates Andy Lipow memperkirakan harga bensin eceran akan naik menjadi US$ 4,50 per galon di hari Minggu sampai 10 hari kedepan.

Sementara itu harga minyak turun drastis sebesar 6% menjadi US$ 103,09 pada hari Senin. Di luar kekhawatiran tentang ketatnya lockdown Covid-19 di China, turunnya harga saham di Wall Street juga mempengaruhi kondisi ini.



Simak Video "Ini Harga BBM RON 92 di Beberapa Negara ASEAN, RI Paling Murah"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)