Laporan dari Davos

Arifin Tasrif Rapat Penting dengan Menteri Energi Swiss, Ini yang Dibahas

Zulfi - detikFinance
Senin, 23 Mei 2022 07:15 WIB
Menteri ESDM Arifin Tasrif di WEF Davos/Zulfi Suhendra-detikcom
Foto: Menteri ESDM Arifin Tasrif di WEF Davos/Zulfi Suhendra-detikcom
Davos -

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Lingkungan, Transportasi, Energi dan Komunikasi Swiss Simonetta Sommaruga di Davos, Swiss. Apa yang dibahas?

Pertemuan tersebut merupakan rangkaian acara Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum 2022. Pertemuan keduanya digelar di House Of Swiss, Davos.

Arifin Tasrif mengatakan, pertemuan kedua belah pihak membahas sejumlah hal. Pemerintah Swiss, katanya, memuji kemajuan Indonesia dalam hal transisi energi dan mengembangkan energi baru terbarukan.

"Beliau tadi menyampaikan bahwa progres yang sudah dilaksanakan Indonesia terkait dengan transisi energi dipandang dengan cukup baik. Sudah ada aturan rooftop solar panel. Sudah akan diterbitkan perpres tarif EBT dan program lain," ujar Arifin Tasrif ditemui di House of Swiss, Davos, Swiss, Minggu (23/5/2022).

Selain itu, pertemuan keduanya juga membahas soal kerja sama pelatihan untuk mencetak insinyur andal. Arifin mengatakan, saat ini sudah ada calon insinyur alias engineer dari 9 politeknik dari Indonesia yang mendapatkan pelatihan capacity building di Swiss.

"Saya tadi minta ditambah, tapi beliau bilang saat ini belum bisa. Masih harus dibahas," katanya.

Pembahasan lainnya juga terkait potensi kerja sama pengembangan teknologi microhydro untuk pembangkit listrik. Arifin mengatakan, kerja sama ini pernah terjalin pada 2006.

"Tapi sejak 2008 itu terhenti dan teknologi itu yang dulu pernah dikembangkan bersama dipasang di Swiss. Saya tadi minta bisa dikembalikan lagi, dalam arti bekerja sama lagi seperti yang sebelumnya. Jadi bisa mengembangkan PLTA yang kecil-kecil terutama untuk daerah terkecil dan terluar," katanya.

Hal menarik yang dibahas adalah mengenai potensi kerja sama memasok energi gas ke negara-negara Eropa. Seperti diketahui saat ini Eropa tengah membutuhkan pasokan gas setelah sanksi yang diberikan terhadap Rusia.

"Kemudian juga dibahas mengenai persoalan energi saat ini, di mana konflik yang terjadi saat ini menyebabkan harga energi naik dan kesulitan supply. Menanyakan kemungkinan Indonesia untuk bisa mengalokasikan LNG nya untuk Eropa," tuturnya.

Simak juga video 'Menteri ESDM Arifin Tasrif ke KPK, Bahas Apa?':

[Gambas:Video 20detik]



(zlf/dna)