Laporan dari Davos

Menteri-menteri Berangkat ke Swiss Hadiri Forum Ekonomi Dunia, Siapa Saja?

Zulfi Suhendra - detikFinance
Minggu, 22 Mei 2022 11:00 WIB
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Usman Kansong
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Usman Kansong
Jakarta -

Delegasi Indonesia akan hadir di gelaran Forum Ekonomi Dunia alias World Economic Forum di Davos, Swiss. Siapa saja yang akan hadir?

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan didukung oleh sejumlah kementerian lain. Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Usman Kansong mengatakan, wakil Indonesia dalam forum ini melibatkan beberapa kementerian.

"Kalau untuk WEF secara keseluruhan ada beberapa kementerian yang terlibat, yang pertama pasti BKPM/Kementerian Investasi, kedua Kemendag, Kemenkominfo, Kemenperin, KKP dan kementerian lain," kata Usman saat ditemui di Zurich, Swiss, Minggu (22/5/2022).

Usman menyebut, sejumlah menteri yang akan hadir antara lain: Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri ESDM Arifin Tasrif hingga Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono.

Dari pantauan detikcom, beberapa menteri yang sudah tiba di Swiss antara lain: Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menkominfo Johnny G Plate dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Indonesia akan membawa tema pemulihan ekonomi pasca COVID-19 dalam forum akbar ini. Selain para menteri, delegasi Indonesia yang akan hadir dalam acara ini adalah kalangan pengusaha dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).

Usman menambahkan, dalam gelaran WEF kali ini juga akan dilakukan pertemuan bisnis antar pengusaha oleh Kadin, juga pertemuan antar pemerintah dengan entitas usaha.

"Ada beberapa entitas bisnis yang mengajukan bertemu dengan menteri kita, misalnya Menkominfo dijadwalkan bertemu dengan YouTube. Ada juga unicorn kita yang ikut, Meta Indonesia, kemudian juga Grab," katanya.



Simak Video "Jokowi Singgung Capaian WHO: Kita Perlu Solusi Permanen"
[Gambas:Video 20detik]
(zul/das)